www.bisnistoday.co.id
Minggu , 2 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Omicron Masuk Indonesia, IHSG dan Rupiah Terkoreksi
BURSA & KORPORASI

Omicron Masuk Indonesia, IHSG dan Rupiah Terkoreksi

Rupiah pada perdagangan Jumat (17/2) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Virus Covid-19 varian baru, Omicron telah masuk ke Indonesia. Pelaku pasar semakin panik. Indeks harga saham gabungan (IHSG) dan rupiah pun melemah.

Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/12) IHSG ditutup melemah 31,46 poin ke posisi 6.594,8. Sementara indeks LQ45 turun 7,37 poin ke posisi 937,11.

Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam ulasannya menyebutkan, diumumkannya kasus positif pertama varian Omicron yang terdeteksi di Indonesia oleh Kementerian Kesehatan menjadi sentimen negatif.

Seperti diketahui bahwa Kementerian Kesehatan mengonfirmasi seorang petugas kebersihan Rumah Sakit Wisma Atlet Jakarta tertular varian baru Covid-19 varian Omicron.

Menteri Kesehatan, Budi G Sadikin mengatakan, awalnya terdapat tiga pekerja pembersih di Wisma Atlet yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR.

Tiga orang tersebut dilaporkan tidak memiliki gejala. Secara fisik sehat, tidak ada demam dan batuk. Namun dari tiga sampel yang diperiksa oleh Balitbangkes Kemenkes, satu dari tiga sampel dilaporkan tertular Omicron.

Dibuka menguat, IHSG terus berada di zona hijau namun melemah jelang penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih berada di teritori negatif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat dimana sektor kesehatan naik paling tinggi yaitu 1,51 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor transportasi & logistik masing-masing 0,4 persen dan 0,37 persen.

Sedangkan delapan sektor terkoreksi dimana sektor barang konsumen non primer turun paling dalam yaitu minus 1,16 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor properti & real estat masing-masing minus 1,12 persen dan minus 1 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau “net foreign sell” di seluruh pasar sebesar Rp735,15 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.450.658 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,34 miliar lembar saham senilai Rp12,76 triliun. Sebanyak 172 saham naik, 372 saham menurun, dan 133 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 606,6 poin atau 2,13 persen ke 29.066,32, indeks Hang Seng naik 54,74 poin atau 0,23 persen ke 23.475,5, dan indeks Straits Times meningkat 19,02 atau 0,61 persen ke 3.133,9.

Rupiah Melemah

Sementara itu, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup melemah 28 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp14.362 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.334 per dolar AS.

Pelemahan dipisu oleh pengumuman bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve memutuskan untuk mempercepat tapering. “Percepatan tapering pastinya memberi efek penguatan dolar AS, apalagi ada ekspektasi tiga kali kenaikan suku bunga acuan AS tahun depan oleh sebagian analis,” kata pengamat pasar uang, Ariston Tjendra seperti dilansir Antara. The Fed mengatakan akan mengakhiri pembelian obligasi era pandemi pada Maret tahun depan.

Pejabat The Fed juga memperkirakan inflasi AS akan mencapai 2,6 persen tahun depan dibandingkan dengan 2,2 persen yang diproyeksikan pada September, dan tingkat pengangguran akan turun menjadi 3,5 persen.

“Dari dalam negeri, mungkin pengumuman kasus Omicron pertama menjadi kekhawatiran baru pasar keuangan yang menekan rupiah,” ujar Ariston./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Penghargaan, Perkuat Posisi Market Leader Industri Asuransi Jiwa

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih empat penghargaan nasional  dan internasional...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Perkuat Sinergi dengan Mitra Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) memberikan apresiasi kepada...

GEDUNG BEI
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Masih Selektif, Tren “Bearish” Masih Menyelimuti IHSG

JAKARTA, Bisnistoday – Tekanan pasar saham diperkirakan masih berlanjut pasca rebalancing MSCI...