www.bisnistoday.co.id
Jumat , 5 Juni 2026
Home HEADLINE NEWS Pelaku Usaha Modest Fashion Mesti Tingkatkan Kolaborasi dan Penguatan Ekosistem Kreatif
HEADLINE NEWS

Pelaku Usaha Modest Fashion Mesti Tingkatkan Kolaborasi dan Penguatan Ekosistem Kreatif

Mendag Busan
MENDAG, Budi Santoso di Jakarta, kemarin./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa kualitas produk modest fashion nasional saat ini sudah sangat kompetitif, baik untuk pasar domestik maupun global. Namun, keberhasilan besar itu, menurutnya, hanya bisa dicapai melalui kolaborasi erat dan penguatan ekosistem industri kreatif mulai dari desainer, pelaku UMKM, hingga sektor distribusi.

Pernyataan tersebut disampaikan Mendag saat membuka Jakarta Modest Summit 2026 di Djakarta Theater, sebuah ajang yang menghadirkan sekitar 2.000 pelaku industri kreatif, desainer, konten kreator, hingga pelaku industri fesyen. Acara yang diinisiasi Modestalk ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan industri mode muslim Indonesia.

Dalam pidatonya, Mendag menekankan pentingnya kolaborasi sebagai kekuatan khas industri fesyen Tanah Air. Ia menyebut kualitas produk UMKM kini makin mampu bersaing.“Produk UMKM dan industri menengah kita bagus sekali dan tidak kalah bersaing. Kolaborasi adalah kekuatan utama industri fesyen kita,” ujar Mendag.

Ia menambahkan bahwa untuk memperkuat pasarnya di dalam negeri, diperlukan peningkatan kualitas produk, strategi promosi yang lebih agresif, hingga penguatan jaringan distribusi, termasuk melalui e-commerce dan ritel modern.

Peningkatan kinerja ekspor juga menjadi fokus pemerintah. Mendag memaparkan bahwa nilai ekspor modest fashion periode Januari–Oktober 2025 mencapai USD 7,1 miliar, meningkat 3,9 persen dibanding tahun sebelumnya. Dalam lima tahun terakhir, tren ekspor juga mengalami kenaikan stabil.

Baca Juga : Modest Fashion Indonesia Catat Rekor Baru: JMFW 2026 Lampaui Target dengan Transaksi USD 19,51 Juta

Untuk memperluas akses ekspor, Kemendag mengandalkan program UMKM BISA Ekspor, yang menghubungkan pelaku usaha dengan buyer internasional melalui 46 perwakilan perdagangan di 33 negara. Hingga kini, program tersebut telah memfasilitasi lebih dari 1.100 UMKM dengan transaksi mencapai USD 134,40 juta.

Selain itu, selesainya perundingan Indonesia–European Union CEPA secara substansial membuka peluang besar di pasar Eropa. Setelah perjanjian berlaku, produk pakaian jadi Indonesia akan mendapatkan tarif 0 persen di 27 negara Uni Eropa dengan populasi sekitar 450 juta jiwa.

Industri Fesyen Muslim Terus Jadi Sorotan

Sejalan dengan itu, ajang Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 juga mencatat transaksi signifikan, yakni sebesar USD 19,5 juta. Hal ini menunjukkan semakin kuatnya daya tarik modest fashion Indonesia di mata buyer internasional.

Penyelenggara Jakarta Modest Summit 2026, Hanna Faridl, berharap ekosistem industri mode nasional dapat semakin kokoh dengan dukungan pemerintah.

“Harapannya, ekosistem modest fashion makin kuat dan berdampak luas. Dengan dukungan Kemendag, produk lokal semakin siap menjadi juara di pasar lokal dan global,” ujarnya.

Dengan meningkatnya kolaborasi antarpelaku industri dan berbagai fasilitas ekspor yang semakin terbuka, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya dalam peta industri fesyen global. Pemerintah optimistis, dengan ekosistem kreatif yang solid dan daya saing produk yang semakin tinggi, modest fashion Indonesia akan mampu menjadi pemimpin di pasar internasional.///

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pasar Saham
BursaHEADLINE NEWS

Dibanding Pasar Emerging Market, Pasar Saham Indonesia Bergerak Anomali

JAKARTA, Bisnistoday - PT Samuel Sekuritas Indonesia menilai bahwa pasar saham Indonesia...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Neraca Perdagangan April 2026 Tetap Surplus, Ditopang Kenaikan Harga Ekspor Sejumlah Komoditas

JAKARTA, Bisnistoday - Kemendag menyatakan tren surplus neraca perdagangan untuk 72 bulan...

Menperin
HEADLINE NEWS

PMI Manufaktur Terjaga, Industri Optimalkan Stok Bahan Baku untuk Kebutuhan Produksi

JAKARTA, Bisnistoday - Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis S&P Global...

GT Cikatama
HEADLINE NEWS

Libur Panjang Usai, Trafik Arus Balik Kendaraan Gerbang Tol Cikampek Utama Padat

CIKAMPEK, Bisnistoday – Penghujung libur panjang, PT Jasamarga Transjawa mencatat sebanyak 50.342...