www.bisnistoday.co.id
Kamis , 5 November 2026
Home EKONOMI Pemerintah Akan Tawarkan 10 Wilayah Kerja Migas Baru
EKONOMIEnergiHEADLINE NEWS

Pemerintah Akan Tawarkan 10 Wilayah Kerja Migas Baru

Pemerintah Indonesia akan menawarkan 10 wilayah kerja minyak dan gas bumi (migas) baru
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Direktur Pembinaan Migas Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Mustafid Gunawan mengatakan, Pemerintah Indonesia melalui Kementeria Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menawarkan 10 wilayah kerja minyak dan gas bumi (migas) baru dan mendorong penemuan-penemuan baru pada tahun 2024. Ini dilakukan guna meningkatkan produksi migas nasional.

“Pemerintah Indonesia baru-baru ini memperkenalkan kebijakan baru untuk meningkatkan persyaratan dan insentif untuk kontrak bagi hasil yang menawarkan peluang lebih besar bagi bisnis dan investor. Kebijakan tersebut diatur untuk sektor hulu dan hilir gas bumi,” kata Mustafid saat menyampaikan sambutan pada Opening Ceremony The10th International IndoGAS & Power 2023 di Jakarta, Selasa (13/6).

Ia melanjutkan, di sektor hulu terdapat Peraturan Menteri ESDM Nomor 34 Tahun 2020 tentang Alokasi Gas untuk Ketenagalistrikan. Di bidang hilir, regulasinya adalah Peraturan Menteri Nomor 9 Tahun 2021 tentang Usaha Hilir Gas. “Pemerintah juga berkepentingan untuk merancang kawasan industri yang berbasis energi gas. Lokasi kawasan industri akan didekatkan dengan sumur gas. Kita berharap industri bisa lebih efisien,” ucapnya.

Lancarkan Proses Lelang

Pemerintah, lanjutnya, akan menetapkan dan melancarkan proses lelang wilayah jaringan distribusi gas bumi (klaster gas) yang mencakup satu kabupaten/kota. Nantinya, pemenang lelang berhak atas bisnis gas dan alokasi gas hulu di dalam kluster secara eksklusif selama 30 tahun.

“Namun, pemenang lelang dapat bekerja sama dengan pedagang gas yang ada di daerah tersebut. Skema ini diharapkan dapat merangsang pembangunan infrastruktur dan meningkatkan efisiensi,” tuturnya.

Lebih lanjut Mustafid menyampaikan bahwa Indonesia memiliki empat prioritas utama untuk bisnis gas Indonesia. Pertama, percepatan pemanfaatan gas domestik yang pada tahun 2022 mencapai 68 persen dari total gas yang dimonetisasi dengan mendongkrak penciptaan permintaan gas bumi.

Kedua, mengamankan pasokan gas dan LNG untuk menambah cadangan gas Indonesia dengan mengintensifkan kegiatan hulu (eksplorasi dan eksploitasi). Ketiga, mengintegrasikan infrastruktur gas dan menciptakan solusi yang inovatif.

“Keempat, menyediakan gas yang andal dan terjangkau bagi pelanggan akhir dengan menciptakan konstruksi pipa distribusi yang hemat biaya dan marjin perdagangan yang adil serta mengatur harga gas untuk sektor strategis (seperti listrik, rumah tangga, transportasi, dan industri terpilih),” tandatas Mustafid./

 

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pemilu Sela di AS (dok: The GuardianSteven Garcia/NurPhoto/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Demokrat Menangi Pemilu Sela di AS, Apa Dampaknya bagi Asia?

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Partai Demokrat berhasil menang telak dalam pemili paruh waktu...

Pameran SIAL
HEADLINE NEWS

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Bisnis Dan Akses Pasar Global Bagi Industri F&B

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 resmi dibuka hari...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar 8 Persen Resmi Berlaku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

Potensi Arus Keluar Dana Asing hingga USD 11 Miliar Membayangi Pasar Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai tekanan terhadap pasar...