www.bisnistoday.co.id
Senin , 10 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Pemerintah Diminta Serius Tangani Limbah Infeksius Covid-19
NASIONAL & POLITIK

Pemerintah Diminta Serius Tangani Limbah Infeksius Covid-19

Kawali Indonesia Lestari mendesak pemerintah untuk lebih serius tangani limbah medis infeksius covid-19, di Jakarta, kemarin.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Pemerintah diminta untuk lebih serius menangani limbah infeksius yang berasal dari Rumah Tangga. Masih banyaknya bertebarannya limbah infeksius di TPA akan mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat di sekitar lokasi pembuangan. 

“Limbah medis ini harus betul-betul diperhatikan serius oleh pemerintah tentang bagaimana solusinya, sebagai sikap keseriusan pemerintah menangani dan memberantas pandemi covid-19 untuk kesejahteraan setiap makhluk hidup,” ungkap Fatmata Juliansyah Manager Advokasi KAWALI kepada media di Jakarta, Kamis (29/7).

Fatmata menegaskan, kenyataannya di lapangan ditemukan limbah infeksius yang berasal dari rumah tangga di TPA bercampur dengan sampah rumah tangga lainnya. Hal ini perlu diperhatikan dengan serius oleh pemerintah dalam upaya pemberantasan covid-19 ini.

Baca juga : Hati Hati Gejala Penyakit Jamur Hitam Pasca Covid-19

“Masih banyaknya bertebarannya limbah infeksius di TPA akan mengancam keselamatan dan kesehatan para penduduk/masyarakat di sekitar lokasi pembuangan,” tegasnya. 

Jika hal ini tetap terus terjadi, maka pemberantasan covid-19 akan semakin sulit dan kasus postif covid-19 dapat terus meningkat. Selain itu, hal ini juga melanggar HAM masyarakat sekitar lokasi TPA atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Padahal, lanjut Fatmata Juliansyah sesuai Surat Edaran Menteri LHK Nomor SE.2/MenLHK/PSLB3/PLB.3/3/2020 bahwa prosedur pemilahan limbah infeksius yang berasal dari rumah tangga, yaitu dengan menegemas sendiri limbah tersebut menggunakan wadah tertutup bertuliskan limbah infeksius. 

Baca juga : Dunia Telah Belanjakan Anggaran Lebih US$11 Triliun untuk Tangani Covid-19

Seperti diketahui, pandemi covid-19 yang saat ini mengalami angka kenaikan, mengakibatkan membludaknya jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit, sehingga mengharuskan sebagian pasien covid-19 untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Menurutnya, dikala isolasi mandiri artinya terdapat limbah infeksius yang dihasilkan dari kegiatan tersebut seperti bekas tissue, masker, sarung tangan, dan hal serupa lainnya yang mengandung cairan (droplet). 

“Limbah infeksius tergolong kedalam limbah B3 tidak boleh sampai ke TPA, dan apabila pengelolaannya tidak dilakukan sesuai prosedur maka akan berpotensi membahayakan komunitas masyarakat dan membahayakan masyarakat di sekitar lokasi pembuangan,” terangnya./ 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Fahri Hamzah
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Bahas Transformasi Kota Bersama Sultan DIY

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah...

Wamen ATR/BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

JAKARTA, Bisnistoday  - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan...

Bahlil Sentil Menteri Perumahan maruara sirait prabowo hipmi
NasionalNASIONAL & POLITIK

Canda Bahlil Colek Kinerja Perumahan di Depan Prabowo

LAMPUNG, BisnisToday - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil...

Fahri Hamzah Dorong Reformasi Total Sektor Perumahan Nasional_Baku Menjadi Alarm Dunia
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Dorong Reformasi Total Sektor Perumahan Nasional

Jakarta, BisnisToday - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah,...