www.bisnistoday.co.id
Senin , 2 November 2026
Home EKONOMI Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Diprediksi Diatas 5%
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Diprediksi Diatas 5%

REGULASI TATA Ruang tidak banyak berubah adanya Perppu Ciptaker.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Diperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bertumbuh secara moderat sebesar 5,3 persen year on year (yoy) pada Kuartal IV-2022. Hal ini diungkapkan, Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Rizal Taufikurrahman. 

Pertumbuhan ekono,I Indonesia, sebelumnya mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,72 persen yoy pada triwulan III-2022 yang ditopang oleh fundamental ekonomi dalam negeri yang kuat.

“Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan IV-2022 akan sedikit melambat dibandingkan triwulan III-2022. Yakni akan terjadi moderasi di angka kisaran 5,3 persen,” kata Rizal saat dihubungi oleh Antara di Jakarta, Rabu (28/12).

Dia menyampaikan beberapa faktor yang memperlambat ekonomi pada triwulan IV-2022, diantaranya perlambatan siklus ekonomi yang biasanya terjadi di triwulan-IV, dan efek basis di akhir tahun yang tinggi sehingga angka pertumbuhan menjadi rendah.

Selain itu, juga kondisi siklus bisnis yang terjadi pelambatan atau penurunan terutama ekspektasi di akhir tahun. Lebih lanjut, dia memproyeksikan inflasi akan menyentuh angka 6,45 persen pada akhir tahun 2022, yang utamanya terpengaruh oleh pergerakan dari volatile food atau harga pangan bergejolak dari sektor hortikultura.

Dia menjelaskan beberapa penyebab inflasi tinggi tersebut adalah kenaikan biaya transportasi akibat kebijakan kenaikan harga BBM, serta komponen inflasi darivolatile food atau harga pangan yang bergejolak.”Seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, daging sapi dan daging ayam,” kata Rizal.

Dalam menghadapi tahun 2023 yang dianggap tahun resesi global, ia mengingatkan perlunya upaya untuk meningkatkan produktivitas ekonomi nasional terutama industri manufaktur, serta ekspor komoditas energi dan pangan strategis.

Selain itu, meningkatkan efisiensi fiskal agar dapat menumbuhkan ekonomi yang efektif, serta membelanjakan fiskal untuk meningkatkan kinerja yang secara langsung berdampak terhadap ekonomi./Ant

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Panasonic Gathering
Ekonomi & Bisnis

Panasonic Perkuat Kemitraan Jangka Panjang Dengan Dealer Melalui National Dealer Gathering 2026

BALI, Bisnistoday.co.id – Guna membangun kemitraan dengan para diler, PT Panasonic Gobel...

QM FInancial
Ekonomi & Bisnis

Rayakan 23 Tahun, QM Financial Gelar “Go Beyond Finance Festival” dan Peluncuran Buku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Setiap fase kehidupan memiliki kebutuhan dan tantangan finansial yang...

Ekonomi & Bisnis

Lebih dari 70 Stand Ramaikan CL Organic Green & Healthy Expo 2026

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- Mal Ciputra Jakarta kembali berkolaborasi dengan Komunitas Organik Indonesia (KOI)...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

KDKMP Garap Bisnis Minyak Jelantah, Pasok ke Pertamina

BANYUMAS, Bisnistoday.co.id — Empat Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP)  KDKMP di Banyumas,...