JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan digitalisasi layanan pertanahan ke layanan elektronik melalui aplikasi Sentuh Tanahku.
Aplikasi tersebut disosialisasikan melalui Peringatan Hari Ibu Perempuan Berdaya Indonesia Maju yang mengangkat tema “Perempuan dan Digital Economy” di Sarinah, Thamrin, Jakarta, Selasa (27/12).
Pada kesempatan ini, Kepala Bidang Tata Kelola dan Infrastruktur Teknologi pada Pusat Data Informasi Pertanahan, Tata Ruang, dan Lahan Pangan Berkelanjutan (Pusdatin) Kementerian ATR/BPN, Tanti Wahyuni mengatakan, aplikasi Sentuh Tanahku merupakan suatu aplikasi mobile yang dibuat untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pengecekan berkas dan sertipikat tanah.
“Sentuh Tanahku sifatnya mobile ada di aplikasi, Bapak/Ibu sekalian yang belum mengetahui silakan di download di Playstore, di situ (Sentuh Tanahku, red), ada sekitar 12 layanan salah satunya Loketku di mana ada antrean sifatnya dari aplikasi akan mendapatkan akses khusus,” ujar Tanti Wahyuni.
Selanjutnya, ia menjelaskan mengenai layanan Loketku yang dapat memudahkan masyarakat untuk mengurus administrasi pertanahan. “Loketku aplikasi layanan mandiri pertanahan online bagi masyarakat. Masyarakat dapat mendaftar berkas permohonan layanan pertanahan di aplikasi tersebut untuk mendapatkan jadwal kunjungan ke Kantor Pertanahan,” tutur Tanti Wahyuni.
Akses Data Spasial
Selain menjelaskan mengenai Sentuh Tanahku dan Loketku, Tanti Wahyuni juga menjelaskan terkait aplikasi bhumi.atrbpn.go.id yang berbasis web (WebGIS) yang menampilkan data spasial dari Kementerian ATR/BPN secara daring dan dapat diakses melalui browser.
“Bhumi.atrbpn.go.id merupakan informasi yang berbasis spasial, bisa muncul di Google tapi sifatnya umum dan aplikasi Bhumi bisa juga diakses menggunakan website resmi Kementerian ATR/BPN,” terangnya.
Tanti Wahyuni mengucapkan jika transformasi digital ke depannya akan bermanfaat untuk masyarakat serta stakeholders terkait termasuk juga kementerian/lembaga.
“Kementerian ATR/BPN beradaptasi dengan perkembangan sekarang ini, yaitu dengan menerapkan layanan elektronik untuk dekat dengan masyarakat dan transformasi digital yang dijalankan untuk menuju ekonomi digital,” ucap Tanti Wahyuni./









































