www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Polandia bakal Melarang Siswa Gunakan Ponsel di Sekolah
Humaniora

Polandia bakal Melarang Siswa Gunakan Ponsel di Sekolah

Pemerintah Polandia telah mengusulkan rancangan undang-undang untuk melarang anak-anak berusia 7-15 tahun menggunakan telepon di lingkungan sekolah, termasuk saat jam istirahat.

Seorang siswa menggunakan Ponsel (Unsplash/Julie Ricard)
Seorang siswa menggunakan Ponsel (Unsplash/Julie Ricard)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pemeritah Polandia berencana melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun menggunakan telepon seluler di sekolah mulai 1 September.

“Kami juga berencana untuk memperkenalkan aturan verifikasi usia yang lebih ketat untuk mengakses konten yang berbau pornografi,” kata Perdana Menteri Donald Tusk, Selasa (2/6/2026), seperti dilansir Channel News Asia.

Sejumlah negara termasuk Belanda, Korea Selatan, dan Italia telah melarang penggunaan ponsel pintar di sekolah karena kekhawatiran akan dampaknya terhadap konsentrasi dan perilaku siswa.

Beberapa negara lain, termasuk Indonesia, juga telah melarang atau sedang mempertimbangkan untuk melarang, akses anak-anak ke media sosial.

Siapkan RUU

Pemerintah Polandia telah mengusulkan rancangan undang-undang untuk melarang anak-anak berusia 7-15 tahun menggunakan telepon di lingkungan sekolah, termasuk saat jam istirahat, dan memberikan dasar hukum bagi sekolah untuk menyediakan tempat penyimpanan telepon.

“Kami mengusulkan larangan penggunaan telepon seluler di sekolah dasar selama pelajaran dan istirahat. Kami yakin bahwa orang tua dan guru harus memiliki alat (penyimpanan telepon) seperti itu,” kata Tusk.

“Kita memiliki masalah peradaban berupa kecanduan hampir semua orang, terutama kaum muda, terhadap platform, game, dan lain-lain. Kami menyadari bahwa ini dapat memiliki konsekuensi yang mengerikan bagi kehidupan anak-anak dan bagi negara.”

Sementara itu, rancangan undang-undang terpisah yang diusulkan oleh menteri urusan digital akan memberlakukan kewajiban baru pada situs web yang menawarkan pornografi untuk membatasi akses anak-anak.

“Mekanisme verifikasi usia tidak dapat didasarkan pada deklarasi usia, data biometrik, atau data tentang aktivitas online pengguna, tetapi harus dirancang sesuai dengan persyaratan privasi dan perlindungan data pribadi,” kata pemerintah Polandia dalam justifikasi rancangan undang-undang tersebut.

Pada Februari lalu, Menteri Pendidikan Barbara Nowacka juga menguraikan rencana untuk melarang anak-anak di bawah usia 15 tahun menggunakan media sosial, meski hal ini berpotensi mendpat tentangan dari perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat.

Sejumlah perusahaan teknologi berpendapat fokus seharusnya adalah bagaimana perangkat digunakan daripada larangan total, dengan kontrol orang tua dan pembatasan terarah lainnya yang tersedia. Mereka juga menunjukkan manfaat ponsel pintar untuk pembelajaran, komunikasi, dan keamanan.//

 

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lawang Sewu
Humaniora

Mengenal Warisan Perkeretaapian Melalui Petilasan Lawang Sewu dan Museum Ambarawa

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Melalui Rail Heritage Forum 2026 di Lawang Sewu, KAI...

Tes TKA
Humaniora

Gelombang Pertama TKA SMA/SMK 2026 Tuntas, Diikuti Lebih dari 1,6 Juta Murid

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menuntaskan pelaksanaan...

Mendikdasmen
Humaniora

Puncak Bulan Bahasa 2026, Kemendikdasmen Luncurkan 16 Produk Bahasa-Sastra dan 2 Program Wiyata Kinarya

JAKARTA, Bisnistoday.co.id— Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan...

Wamendikdasmen
Humaniora

Momentum Sumpah Pemuda, Wamendikdasmen Fajar Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Pendidikan karakter perlu dibangun sejak dini melalui keterlibatan keluarga,...