www.bisnistoday.co.id
Minggu , 14 Juni 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Potensi Transaksi Pameran Produk Hasil Laut Capai USD 35,8 Juta
Ekonomi & Bisnis

Potensi Transaksi Pameran Produk Hasil Laut Capai USD 35,8 Juta

Produk Hasil Perikanan
Social Media

TOKYO, Bisnistoday – Produk  hasil  laut  Indonesia  mencatat  potensi  transaksi  gemilang  dalam pameran The 26th Japan International Seafood and Technology Expo (JISTE) yang berlangsung di Tokyo Big Sight, Jepang, pada 21—23Agustus 2024. Potensi transaksi tersebut mencapai USD 35,8 juta atau setara dengan Rp557 miliar.Lebih dari 50 persen dari transaksi berasal dari produk rumput laut dan telur ikan terbang (dried flying fish roe).

“Jepang merupakan salah  satu  pasar  utama  bagi  produk  perikanan  Indonesia.  Selama  tiga  tahun terakhir  ini  Jepangberada  di  posisi  ketiga  negara  tujuan  ekspor  produk  perikanan  Indonesia. Keikutsertaan  Indonesiadalam  pameran  ini  diharapkan  dapat  semakin  memperkuat  posisi  produk perikanan   dan   mendorong   peningkatan   kinerja   ekspor   ke   Jepang,”ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Mardyana Listyowati.

Selain  menampilkan produk, para peserta pameran melakukan penjajakan bisnis melaluibusiness matching dengan calon pembeli (buyer)yang sebagian besar berasal dari Jepang. Mardyana  mengungkapkan,  salah  satu  produk  yang  banyak  diminati  pada  ajang  promosi  ini  adalah rumput laut.

“Rumput laut dari Indonesia akan diekstraksi dan digunakan oleh perusahaan dariJepang sebagai bahan baku dalam berbagai produk turunan, termasuk produk makanan, farmasi, kosmetik, serta tekstil. Selain itu, rumput laut digunakan untuk pakan ternak. Produk lainnya yang juga menarik perhatian  adalah  telur  ikan  terbang  (dried  flying  fishroe)  yang  merupakan  bahan  masakan  khas Jepang,”urai Mardyana.

Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Miftah Farid menjelaskan, partisipasi Indonesia dalam pameran  JISTE  2024  menjadi  langkah  konkret  dalam  mempertahankan  kerja  sama  dengan  mitra  di Jepang  sekaligus  mempromosikan  produk-produk  perikanan  unggulan  lainnya  yang  diminati  pasar Jepang.

“Pada  pameran  JISTE  2024,  Paviliun  Indonesia  memfasilitasi  sembilan  pelaku  usaha  yang menampilkan beragam produk unggulan yang diminati oleh pasar Jepang seperti udang, gurita, cumi-cumi, kepiting, ikan tuna, cuttlefish, telur ikan terbang, dan produk rumput laut,“ ujar Miftah.

Menurut Miftah, produk lainnya yang digemari di pasar Jepang, antara lain, udang vaname, cumi-cumi, gurita, dan sotong yang digunakan dalam berbagai hidangan laut, baik dalam bentuk segar maupun olahan.

“Produk-produk  ini  tidak  hanya  diminati  oleh  industri  restoran,  tetapi  juga  oleh  sektor  ritel yang menjual langsung ke konsumen akhir, mengingat tingginya konsumsi makanan laut di Jepang,”tambah Miftah.

Tahun ini, sekitar 25.000 pengunjung hadirdari berbagai negara, termasuk distributor, penjual grosir, dan ritel produk perikanan. Pameran ini diisi lebih dari 1.000 stan dan diikuti oleh 15 negara partisipan, yaitu  Amerika  Serikat,  Norwegia,  Kanada,  Jerman,  Vietnam,  Taiwan,  India,  Tiongkok,  dan  Korea Selatan./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

Guru Besar UPI Dorong Efisiensi dan Swasembada Energi Hadapi Kenaikan Harga BBM

BANDUNG, Bisnistoday - Guru Besar Ekonomi Mikro FPEB UPI, Prof. Dr. H....

Mendag Busan
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Mendag Busan Dorong CEO Perusahaan Manufaktur Optimalkan Ajang Bisnis Trade Expo Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak perusahaan manufaktur nasional untuk...

Menperin
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Realisasikan Program Prioritas, Kemenperin Minta Tambah Anggaran Rp1,59 Triliun

JAKARTA, Bisistoday - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Kemendag Terbitkan Tiga Aturan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis

JAKARTA, Bisnistoday-  Kementerian Perdagangan menerbitkan tiga Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang masing-masing...