www.bisnistoday.co.id
Minggu , 2 Agustus 2026
Home EKONOMI Produksi CPO Terbatas, Harga Bertahan Tinggi
EKONOMISektor Riil

Produksi CPO Terbatas, Harga Bertahan Tinggi

LOGO Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengakui harga kepala sawit (CPO/crude palm oil) dunia masih bertahan tinggi akibat adanya keterbatasan produksi sawit. Demikian juga, produksi CPO Indonesia belum beroperasi optimal sesuai permintaan. 

Gapki mencatat,harga rata-rata CPO CIF Rotterdam pada bulan Februari 2022 mencapai US$1.522/ton, US$164 lebih tinggi dari harga bulan Januari sebesar US$1.358/ton, atau secara tahunan US$469 lebih tinggi dibandingkan dengan harga Februari 2021 sebesar US$1.053/ton. Harga KPBN FOB untuk Februari adalah Rp15.532/kg berbanding Rp14.811 di bulan Januari. 

Harga yang tinggi tersebut disebabkan oleh produksi minyak nabati dunia yang tidak seperti diharapkan terutama untuk kedelai di Amerika Selatan. Produksi CPO Indonesia pada Februari 2022 diperkirakan sebesar 3.505 ribu ton dan PKO sebesar 302 ribu ton yang lebih rendah dari produksi bulan Januari sebesar 3.863 ribu ton untuk CPO dan 365 ribu ton untuk PKO karena faktor musiman. 

“BMKG memperkirakan cuaca sepanjang 2022 akan normal, tetapi situasi geopolitik menimbulkan berbagai ketidakpastian, sehingga meningkatkan upaya efisiensi dan produktivitas merupakan tindakan bijak yang harus dipertahankan,” demikian diungkapkan Mukti Sardjono, Direktur Eksekutif GAPKI (Gabungan Asosiasi Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) dalam keteranganya di Jakarta, Rabu (20/4).

Berita Terkait : Februari 2022 : Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Naik

Dalam keterangannya, Mukti menjelaskan, harga yang sangat tinggi berdampak pada konsumsi dan ekspor. Konsumsi dalam negeri untuk pangan bulan Februari 2022 sebesar 489 ribu ton adalah 17,3% lebih rendah dari bulan Januari sebesar 591 ribu ton. Konsumsi oleokimia bulan Februari sebesar 178 ribu ton dan biodiesel 710 ribu ton yang dibandingkan dengan konsumsi Januari masing- masing turun sebesar 2,7% dan 3%. 

Ekspor Menurun

Mukti Sardjono menuturkan, total ekspor sawit bulan Februari mencapai 2.098 ribu ton adalah lebih rendah dibandingkan dengan bulan Januari 2.179 ribu ton (-3,7%) sehingga walaupun harga bergerak naik, nilai ekspor minyak sawit bulan Februari yang mencapai US$2.799 juta, lebih rendah 0,6% dari nilai bulan Januari sebesar US$2.816 juta. 

Menurutnya, penurunan ekspor yang besar terjadi untuk tujuan Afrika sebesar 153,3 ribu ton dari 278,1 ribu ton di bulan Januari menjadi 134,7 di bulan Februari (-54%). Penurunan yang cukup besar juga terjadi untuk tujuan Filipina sebesar -55% dari 63,8 ribu ton di bulan Januari menjadi 28,7 ribu ton di bulan Februari. 

Mukti menyodorkan data ekspor untuk tujuan Rusia turun 7,8% dari 69,6 ribu ton pada Januari menjadi 64,2 ribu ton pada Februari. Ekspor ke Ukraina fluktuatif dengan rata-rata bulanan pada 2021 sebesar 25 ribu ton. Pada Januari 2022, ekspor ke Ukraina turun menjadi hanya 256 ton sedangkan pada Februari pulih dan mencapai 15,28 ribu ton. 

Sementara, ekspor untuk tujuan Belanda, China, India, Bangladesh dan Malaysia naik cukup besar. Ekspor ke Belanda di bulan Februai mencapai 184,41 ribu ton naik dari 128,27 ribu pada Januari (+42,21%) sedang untuk China mencapai 240,3 ribu ton naik dari 197,4 ribu ton (+21,7%), untuk India mencapai 290,2 ribu ton naik dari 249,9 ribu ton (+16,12%), untuk Bangladesh mencapai 126,0 ribu ton naik dari 87,6 ribu ton (+43,9%) dan untuk Malaysia mencapai 229,5 ribu ton naik dari 180,4 ribu ton (+27,2%)./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Komitmen Jaga Integritas Anti Korupsi Guna Sukseskan Program KDKMP

JAKARTA, Bisnistoday –  Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya menjaga integritas dan kepercayaan publik...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Puji Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo

JAKARTA - Menteri Koperasi Ferry Juliantono memuji Festival Bunga dan Buah Karo...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Nilai Minat Kalangan Muda Berkoperasi Semakin Tinggi

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan minat kalangan muda...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri LH Ajak Koperasi Masuk Pasar Karbon

JAKARTA, Bisnistoday — Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto secara konsisten...