JAKARTA, Bisnistoday – PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) sebagai perusahaan membidangi energi, memutuskan untuk membagikan dividen tunai final tahun 2023 sebesar Rp 50,- per saham dengan jumlah total Rp 242,3 Milyar. Hal ini telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang berlangsung pada tanggal 27 Juni 2024 di Jakarta.
Selama tahun buku 2023, perseroan mencatatkan revenue melesat 15,57% menjadi US$ 294,7 juta atau hampir mencapai Rp 4,4 T dengan kurs US$ 1 = Rp 15,000,-. Produksi meningkat 48% menjadi 5,3 Juta MT, sementara penjualan melonjak 55% mencapai 5,2 Juta MT.
Total asset KKGI tahun 2023 melonjak mencapai 17,83% menjadi US$ 200,53 Juta. Equity KKGI juga tercatat meningkat 13,34% menjadi US$ 139,34 Juta dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih perseroan tahun 2023 mencapai sejumlah US$ 26,80 Juta.
Sepanjang tahun 2023, KKGI telah membagikan dividen saham dan dividen tunai kepada para pemegang saham. Untuk dividen saham, telah selesai pembagian saham treasury dari hasil pembelian kembali (buyback) periode 1 dan periode 2 pada tanggal 10 Januari 2024.
Rasio yang digunakan adalah 250 : 9, dimana pemegang saham yang mempunyai 250 lembar saham lama mendapatkan 9 lembar saham baru. Total dividen saham yang dibagikan sejumlah 170 juta saham, dengan total nilainya sebesar Rp 66,30 miliar, sementara harga pasar yang digunakan sebagai dasar kapitalisasi dividen saham adalah Rp 390.- per lembar.
Sedangkan dividen tunai, untuk tahun buku 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 50 (lima puluh rupiah) per saham. Dividen yield yang mencapai 9,26% dengan asumsi harga per lembar saham (1/7) Rp 540,-. Lebih besar dibandingkan dengan deposito bank saat ini yang mencapai 3% per tahun.
“Kami tetap berfokus pada langkah-langkah optimalisasi pencapaian kinerja operasional serta melakukan efisiensi pada seluruh lini dan proses bisnis Perseroan. Dengan demikian, kami mampu menjaga kinerja keuangan tetap sehat dan mempertahankan profitabilitas serta memenuhi seluruh target bisnis yang telah ditetapkan,” kata Direktur Utama KKGI Pintarso Adijanto dalam pernyataan resmi, Kamis (27/6).
Adapun jadwal pembagian dividen tunai, sebagai berikut :
- Cum Dividen Tunai di Pasar Reguler dan Negosiasi : 5 Juli 2024
- Ex Dividen Tunai di Pasar Reguler dan Negosiasi : 8 Juli 2024
- Cum Dividen Tunai di Pasar Tunai : 09 Juli 2024
- Ex Dividen Tunai di Pasar Tunai : 10 Juli 2024
Pembayaran dividen tunai kepada para pemegang saham yang berhak akan dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2024.
Mengenai Perusahaan
Perjalanan bisnis Perseroan berawal lebih dari 40 tahun yang lalu ketika PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries (KKGI) didirikan yang bergerak di bidang produksi adhesive kayu. Pertumbuhan bisnis Perseroan yang cukup pesat membawanya untuk melakukan aksi korporasi pertamanya, yaitu Penawaran Umum Perdana di tahun 1991.
Dua belas tahun sejak melakukan IPO, Perseroan mulai melakukan ekspansi bisnis ke bidang pertambangan batu bara di tahun 2003, yang diikuti dengan perubahan nama menjadi PT Resource Alam Indonesia Tbk pada tahun yang sama. Dalam rangka meningkatkan nilai perusahaan sekaligus mendukung program Pemerintah guna memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat Indonesia, Perseroan mulai terjun ke bidang pembangkit listrik dengan mengakuisisi PT Khatulistiwa Hidro Energi pada tahun 2015 dan pendirian PT Bumi Hidro Energi pada tahun 2016./



















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)


















