JAKARTA, Bisnistoday – Pada Piala Dunia 2026, total terdapat 1.245 pemain dari 48 negara peserta. Dari jumlah itu, sebanyak 927 pemain berpotensi melakukan debutnya di turnamen ini, salah satunya adalah Eric Garcia.
Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, gelandang bertahan Barcelona ini termasuk dalam skuad Spanyol yang kala itu dilatih Luis Enrique namun ia tidak semenit pun diberi kesempatan bermain. Kini, di bawah asuhan Luis de la Fuente, Garcia berpeluang tampil pertama kalinya di pesta akbar sepak bola tersebut.
Saat Spanyol bermain imbang 0-0 melawan Tanjung Verde, Senin (15/6/2026), Garcia lagi-lagi hanya menghuni bangku cadangan hingga peluit akhir. Tapi, ia berpeluang dimainkan untuk laga-laga selanjutnya, apalagi jika Spanyol lolos dari fase gugur dan melaju hingga final.
Terakhir kali García menjadi bagian dari skuad senior Spanyol adalah di Piala Dunia 2022 di Qatar. Hal itu menjadikannya bagian dari kelompok yang sangat langka di antara 1.245 pemain yang terdaftar untuk turnamen musim panas ini.
Sebagian besar dari 1.245 pemain tersebut sedang mempersiapkan penampilan pertama mereka di Piala Dunia. Tim Spanyol sendiri tiba di Amerika Utara dengan membawa 26 pemain, yang 17 di antaranya berpotensi menjadi peserta Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Baca juga: Pelatih Tunisia Sabri Lamouchi Resmi Dipecat
Tidak semua pemain yang berpotensi melakukan debut tersebut benar-benar pendatang baru. Beberapa pemain sebelumnya pernah terpilih untuk skuad Piala Dunia tetapi tidak pernah bermain di lapangan. García termasuk dalam kelompok itu setelah dipanggil untuk Piala Dunia Qatar 2022 tanpa bermain satu menit pun.
Tiga puluh enam pemain lainnya memiliki nasib yang sama. Dalam skuad Spanyol, David Raya dan Yéremy Pino juga merupakan bagian dari tim Matador saat Piala Dunia di Qatar tetapi tidak tampil dalam pertandingan apa pun.
Gelandang Argentina Giovani Lo Celso juga merupakan contoh lain. Ia berangkat ke Piala Dunia 2018 di Rusia tanpa bermain, kemudian absen saat Argentina juara di Piala Dunia 2022, karena cedera.
Menurut Mundo Deportivo, yang membuat kasus Garcia lebih luar biasa adalah apa yang terjadi di antara kedua Piala Dunia tersebut.
Baca juga : Yasin Ayari, Pemain Berdarah Tunisia yang Jadi Pahlawan Swedia
Selama persiapan menjelang turnamen 2026, García sama sekali tidak dipanggil ke tim nasional senior, termasuk untuk laga persahabatan, kualifikasi Kejuaraan Eropa, kualifikasi Piala Dunia, Kejuaraan Eropa, atau Liga Bangsa-Bangsa UEFA.
Selama periode itu, Spanyol mengumumkan 39 daftar skuad terpisah, tanpa nama García muncul di salah satunya.
Bek Barcelona itu memang mewakili Spanyol di Olimpiade, tetapi kompetisi itu berada di luar kalender tim nasional senior dan terutama diperuntukkan bagi pemain U-23, dengan sejumlah kecil pemain yang berusia di atas batas usia yang diizinkan.
Ahmed Tagnaouti
Selain Garcia, kisah unik juga dialami kiper Maroko, Ahmed Tagnaouti. Penampilan terakhirnya dalam skuad Maroko juga terjadi pada Piala Dunia Qatar 2022.
Tidak seperti García, Tagnaouti hanya mendapat kesempatan bermain yang sangat terbatas untuk negaranya, hanya tampil tiga kali dan tidak pernah menyelesaikan pertandingan 90 menit penuh.
Dari 1.245 pemain Piala Dunia dan 927 calon debutan, hanya dua orang yang memiliki keistimewaan unik ini. Bagi Eric García dan Ahmed Tagnaouti, jalan kembali ke panggung internasional merupakan jalan yang unik: dari satu Piala Dunia langsung ke Piala Dunia berikutnya.//

