www.bisnistoday.co.id
Selasa , 4 Agustus 2026
Home LIFESTYLE Sport & Health Pelatih Tunisia Sabri Lamouchi Resmi Dipecat
Sport & Health

Pelatih Tunisia Sabri Lamouchi Resmi Dipecat

Lamouchi menjadi pelatih pada Januari 2026, menggantikan Sami Trabelsi, yang dipecat setelah Tunisia tersingkir dari Piala Afrika.

Pelatih Tunisia Sabri Lamouchi Resmi Dipecat.(dok:facebook/bodsport)
Pelatih Tunisia Sabri Lamouchi Resmi Dipecat.(dok:facebook/bodsport)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Sabri Lamouchi, pelatih Tunisia menjadi korban pertama rivalitas sengit di Piala Dunia 2026. Menurut surat kabar The Atlantic, ia dipecat setelah timnya kalah telak 5-1 dari Swedia di laga pembuka Grup F, di Monterey, Meksiko, Senin (15/6/2026).

Menurut The Guardian Federasi sepak bola Tunisia telah mengumumkan pemecatannya melalui akun Instagram mereka.

“Kesepakatan telah resmi tercapai untuk memecat pelatih Sabri Lamouchi,” bunyi pernyataan tersebut. “Rencana sedang disusun untuk menunjuk Mondher Kebaier sebagai pelatih tim nasional [untuk sementara].”

Lamouchi menjadi pelatih pada Januari 2026, menggantikan Sami Trabelsi, yang dipecat setelah Tunisia tersingkir dari Piala Afrika. Sejauh ini, Lamouchi baru memimpin pasukannya di lima pertandingan dengan hasil sekali menang, sekali imbang, dan tiga kali kalah.

Laporan menyebutkan kekalahan telak dari Swedia memicu keresahan di dalam skuad, mendorong para pejabat federasi untuk bertindak cepat dan memecat pelatih tersebut.

Setelah kekalahan tersebut, Lamouchi memang mengakui Tunisia kalah segalanya dari Swedia.

“Ini adalah kekalahan yang berat, sangat menyakitkan. Kami tidak mampu mengatasi dua striker kelas dunia Swedia, dan kami melakukan terlalu banyak kesalahan individu,” ujarnya.

Pada pertandigan itu, gol-gol Swedia dicetak oleh Alexander Isak, Viktor Gyokeres, Yasin Ayari, yang mencetak dua gol, dan Mattias Svanberg pada menit ke-84. Omar Rekik mencetak satu-satunya gol Tunisia dalam pertandingan tersebut.

Selain kekalahan telak itu, publik juga menyoroti ulah putra Lamouchi yang diduga terlibat keributan seusai pertandingan dengan seorang penonton.

Putra Lamouchi ikut dalam delegasi resmi Tunisia meskipun tidak memegang posisi formal dalam tim nasional. Foto-fotonya terlihat bersama staf pelatih dan para pemain selama sesi latihan tim.

Tantangan Berat

Setelah kekalahan memalukan dari Swedia, Tunisia kini menghadapi tantangan berat untuk menjaga harapan mereka di Piala Dunia.

Tim Afrika Utara ini akan menghadapi Jepang pada 21 Juni sebelum menghadapi Belanda pada 26 Juni.

Dalam pertandingan pembuka Grup F lainnya, Jepang dan Belanda bermain imbang 2-2, membuat persaingan di grup ini masih terbuka lebar.

Untuk diketahui, tahun ini Piala Dunia digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Sport & Health

Jogja Run’nShine 2026 Targetkan 3.500 Pelari

JAKARTA, Bisnistoday - Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK UGM),...

Turnamen Tenis
Sport & Health

Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026. Kementerian ATR/BPN Raih Juara II Beregu

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meraih...

Gianni Infantino (dok:AFP/LATimes)
Sport & Health

Posisi Presiden FIFA Gianni Infantino Terancam

JAKARTA, BSNISTODAY - Presiden FIFA Gianni Infantino dianggap tidak lagi layak memimpin...

Kericuhan pasca final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Spanyol. (dok:Reuters/Aljazeera)
Sport & Health

FIFA Siapkan Sanksi untuk Argentina

JAKARTA, Bisnistoday – Penampilan Argentina di final Piala Dunia 2026 beberapa waktu...