www.bisnistoday.co.id
Kamis , 5 November 2026
Home LIFESTYLE Sport & Health Pelatih Tunisia Sabri Lamouchi Resmi Dipecat
Sport & Health

Pelatih Tunisia Sabri Lamouchi Resmi Dipecat

Lamouchi menjadi pelatih pada Januari 2026, menggantikan Sami Trabelsi, yang dipecat setelah Tunisia tersingkir dari Piala Afrika.

Pelatih Tunisia Sabri Lamouchi Resmi Dipecat.(dok:facebook/bodsport)
Pelatih Tunisia Sabri Lamouchi Resmi Dipecat.(dok:facebook/bodsport)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Sabri Lamouchi, pelatih Tunisia menjadi korban pertama rivalitas sengit di Piala Dunia 2026. Menurut surat kabar The Atlantic, ia dipecat setelah timnya kalah telak 5-1 dari Swedia di laga pembuka Grup F, di Monterey, Meksiko, Senin (15/6/2026).

Menurut The Guardian Federasi sepak bola Tunisia telah mengumumkan pemecatannya melalui akun Instagram mereka.

“Kesepakatan telah resmi tercapai untuk memecat pelatih Sabri Lamouchi,” bunyi pernyataan tersebut. “Rencana sedang disusun untuk menunjuk Mondher Kebaier sebagai pelatih tim nasional [untuk sementara].”

Lamouchi menjadi pelatih pada Januari 2026, menggantikan Sami Trabelsi, yang dipecat setelah Tunisia tersingkir dari Piala Afrika. Sejauh ini, Lamouchi baru memimpin pasukannya di lima pertandingan dengan hasil sekali menang, sekali imbang, dan tiga kali kalah.

Laporan menyebutkan kekalahan telak dari Swedia memicu keresahan di dalam skuad, mendorong para pejabat federasi untuk bertindak cepat dan memecat pelatih tersebut.

Setelah kekalahan tersebut, Lamouchi memang mengakui Tunisia kalah segalanya dari Swedia.

“Ini adalah kekalahan yang berat, sangat menyakitkan. Kami tidak mampu mengatasi dua striker kelas dunia Swedia, dan kami melakukan terlalu banyak kesalahan individu,” ujarnya.

Pada pertandigan itu, gol-gol Swedia dicetak oleh Alexander Isak, Viktor Gyokeres, Yasin Ayari, yang mencetak dua gol, dan Mattias Svanberg pada menit ke-84. Omar Rekik mencetak satu-satunya gol Tunisia dalam pertandingan tersebut.

Selain kekalahan telak itu, publik juga menyoroti ulah putra Lamouchi yang diduga terlibat keributan seusai pertandingan dengan seorang penonton.

Putra Lamouchi ikut dalam delegasi resmi Tunisia meskipun tidak memegang posisi formal dalam tim nasional. Foto-fotonya terlihat bersama staf pelatih dan para pemain selama sesi latihan tim.

Tantangan Berat

Setelah kekalahan memalukan dari Swedia, Tunisia kini menghadapi tantangan berat untuk menjaga harapan mereka di Piala Dunia.

Tim Afrika Utara ini akan menghadapi Jepang pada 21 Juni sebelum menghadapi Belanda pada 26 Juni.

Dalam pertandingan pembuka Grup F lainnya, Jepang dan Belanda bermain imbang 2-2, membuat persaingan di grup ini masih terbuka lebar.

Untuk diketahui, tahun ini Piala Dunia digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Primaya Hotel
Sport & Health

Primaya Hospital Dorong Gerakan Jakarta Bebas Katarak

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Seiring peringatan World Sight Day 2026 di Bulan Oktober,...

Sport & Health

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, Lahirkan Atlet Berjenjang dari Daerah hingga Nasional 

Jakarta, Bisnistoday.co.id - Pengembangan atlet esports membutuhkan proses pembinaan yang terarah dan...

Sebanyak 25 Pengprov Kirim Wakilnya di Kejurnas Voli Antarklub U-19. (dok: Humas PP PBVSI)
Sport & Health

Sebanyak 25 Pengprov Kirim Wakilnya di Kejurnas Voli Antarklub U-19

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PP PBVSI bakal menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli...

Sport & Health

Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C Hadir dengan Antioksidan Lebih Kuat

Jakarta, Bisnistoday.co.id – Swisse menghadirkan Swisse Ultiboost Grape Seed + Vitamin C...