JAKARTA, Bisnistoday – PT Jasa Marga (Persero) Tbk diminta untuk meningkatkan pelayanan mudik lebaran tahun 2023 khususnya dalam penyediaan toilet bagi pelanggan. Pemudik melaporkan adanya toilet di KM 208 tol Palimanan-Kanci kotor tidak layak untuk pemudik.
“Kacau memang, BUMN seperti Jasa Marga saja nggak tulus melayani pemudik (pelangganya), bagaimana yang lain?” ungkap Deddy Herlambang, Direktur Eksekutif Indonesian Toll Road Watch (ITRW) di Jakarta, Rabu (19/4) menanggapi informasi dari para pemudik.
Deddy mengatakan, pemerintah juga bagaimana bisa mengawasi hal demikian bisa terjadi berulang dari tahun ke tahun. Toilet tersebut, semestinya sudah dipersiapkan jauh hari sebelumnya.”Tingkat pelayanan minimal, seperti apa levelnya kalau nyatanya seperti ini. Tak usah muluk-muluk, diatas kertas yang hebat itu,” cetusnya.
GT Kalikangkung Tersendat
Terkait kelancaran arus mudik ke arah timur Jawa, Deddy mengutarakan, perlunya mengatur arus lalin di simpang Krapyak dan Simpang Srondol, Kota Semarang. Kedua lokasi ini menjadi simpul kemacetan setelah kendaraan keluar dari GT Kalikangkung, Semarang.
“Pada Rabu 19 April, Pukul 16.00 WIB, di Simpang Krapyak dan Simpang Srondol jadi dua titik pelambatan arus kendaraan Tol Trans Jawa karena ada jalan melingkar dengan batas kecepatan 40-50 KPJ yang disertai jalan menanjak di ujungnya.”
Dedy menambahkan, kemacetan kedua lokasi krusial ini wajar terjadi karena kebijakan one way dari Cikampek ke GT Kalikangkung. Tentu ini menimbulkan konsekuensi penumpukan arus lalin di ujung one way.
“Oneway Cikampek-Kalikangkung menimbulkan konsekuensi penyempitan lajur setelah GT Kalikangkung dari 4 menjadi 2 lajur. Maaf bahu jalan nggak dihitung,” tuturnya./





































