www.bisnistoday.co.id
Kamis , 5 November 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Tuntas 2026, Bendungan Jragung Jadi Penopang Swasembada Pangan dan Ekonomi Rakyat di Jawa Tengah
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Tuntas 2026, Bendungan Jragung Jadi Penopang Swasembada Pangan dan Ekonomi Rakyat di Jawa Tengah

Menteri PU
MENTERI PU, Dody Hanggodo, di Semarang./
Social Media

SEMARANG, Bisnistoday – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah tuntas pada September 2026. Proyek strategis nasional ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan swasembada pangan sesuai program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Saat ini progres pembangunan bendungan sudah mencapai 88%. Menteri PU, Dody Hanggodo, menyebut Bendungan Jragung akan menopang Daerah Irigasi Jragung seluas 4.053 hektare dan membuka tambahan lahan potensial 473 hektare.

“Harapan saya di tahun 2027 sudah dapat mengairi 4.500-an hektare lahan pertanian, sehingga akan meningkatkan Indeks Pertanaman dari 200% menjadi 300%. Dan dapat mensupport program Bapak Presiden Prabowo dalam swasembada pangan,” ujar Menteri Dody saat meninjau lokasi, Jumat (5/9).

Manfaat Bendungan Jragung

Bendungan dengan kapasitas tampung 90 juta m³ ini akan mengairi lahan pertanian di Kabupaten Grobogan dan Demak, meliputi Kecamatan Karangawen, Mranggen, Guntur, hingga Tegowanu dan Tanggung Harjo.

Selain untuk irigasi, bendungan multifungsi ini juga memberi banyak manfaat, antara lain:

  • Menyediakan air baku 1.000 liter/detik untuk Kota Semarang (400), Grobogan (250), dan Demak (350).
  • Mengurangi potensi banjir hingga 45%.
  • Menjadi sumber energi terbarukan melalui PLTS 90 MW dan PLTMH 1,4 MW.
Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto, menegaskan Bendungan Jragung bukan hanya infrastruktur irigasi, tapi juga membuka peluang ekonomi baru.“Sepanjang akses 9,4 km menuju bendungan, sudah banyak warung berdiri memanfaatkan pemandangan. Ini jelas menggerakkan ekonomi warga,” ujarnya.

Salah satu pedagang, Nur Samsiyah, turut merasakan dampaknya.“Sejak Ramadhan lalu banyak warga ngabuburit ke sini, jadi kami manfaatkan peluang itu untuk berjualan,” katanya.

Dengan manfaat irigasi, air baku, pengendalian banjir, energi bersih, hingga pariwisata, Bendungan Jragung diproyeksikan menjadi tulang punggung ketahanan pangan Jawa Tengah sekaligus mendukung ekonomi rakyat. Pembangunan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam menciptakan kemandirian pangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pameran SIAL
HEADLINE NEWS

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Bisnis Dan Akses Pasar Global Bagi Industri F&B

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 resmi dibuka hari...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar 8 Persen Resmi Berlaku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

Potensi Arus Keluar Dana Asing hingga USD 11 Miliar Membayangi Pasar Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai tekanan terhadap pasar...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & Bisnis

Hingga September 2026, Kemendag Catat Tren Positif Perdagangan Luar Negeri  

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Indonesia kembali mencatatkan surplus neraca perdagangan pada September 2026...