SULTENG, Bisnistoday – Calon Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid terus mendapatkan dukungan moral dari berbagai lapisan masyarakat. Salah satu dukungan tersebut datang dari Tokoh Ulama Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim Alidrus.
Ketika kunjungan Anwar Hafid ke Donggala beberapa waktu lalu, Ketua Demokrat Sulteng ini sempat mengunjungi Habib Idrus bin Salim Alidrus, untuk melaksanakan sholat Maghrib. Alhadil, Habib Idrus bin Salim Alidrus sangat bahagia menerima kunjungan tersebut, ia lantas mendoakan Anwar Hafid menjadi Gubernur Sulteng selanjutnya.
“Saya orang yang sangat bahagia dikunjungi, saya mendoakan yang terbaik buat beliau Anwar Hafid,” kata Habib Idrus bin Salim Alidrus, Jumat (23/8/2024).
Habib Idrus bin Salim Alidrus, sangat menghormati Anwar Hafid. Ia menganggap sosok Anwar Hafid sebagai seorang kakak, senior di Alkhairaat, bahkan ia anggap sebagai orang tuanya sendiri.
Pengalaman dan sumbangsihnya di Alkhairaat membuat Anwar Hafid sangat dihormati oleh semua elemen di organisasi Islam terbesar di Sulteng ini. Anwar Hafid dikenal sebagai seseorang yang mewarisi nilai memperjuangan pendidikan seperti yang dilakukan Guru Tua.
Habib Idrus bin Salim Alidrus, menceritakan, sejak dulu ia kenal dengan Anwar Hafid adalah seseorang yang mementingkan majelis ilmu. Selalu memiliki perhatian yang besar terhadap pendidikan, utamanya yang berbasis agama Islam.
“Alhamdulillah beliau ini mementingkan majelis ilmu, tentang pendidikan agama beliau punya perhatian,” tegas Habib Idrus bin Salim Alidrus.
Sebagaimana diketahui, Anwar Hafid menjadi penggagas berdirinya pondok pesantren Nurul Hufadz Alkhairaat di kampung halamannya di Wosu, Kabupaten Morowali. Hal ini semata dilakukan atas dasar cita-citanya agar Morowali dipenuhi oleh para penghafal Al-Quran.
Hal ini sekaligus menandakan bahwa Anwar Hafid menanamkan nilai-nilai dakwa Guru Tua, Anwar Hafid menjadi pewaris pemimpin yang sangat cinta terhadap pendidikan. Tidak cuma sarana pendidikan, Anwar Hafid juga membangun masjid di kampung halamannya itu. Masjid tersebut diberi nama Misratul Hafid, sebagai sarana pemersatu umat, seperti gagasan yang dahulu ia tularkan yakni Morowali Berjamaah.//



















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)






















