BANDUNG, Bisnistoday – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengajak seluruh masyarakat mendoakan keselamatan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini masih hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, saat menjalankan tugas peliputan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Farhan mengaku prihatin atas musibah yang menimpa para pekerja media tersebut. Memasuki hari keempat pencarian, keberadaan delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga awak kapal masih belum diketahui.
“Ada beberapa sahabat kita, ada lima orang jurnalis dan tiga orang kru dalam peliputan Anak Krakatau itu masih dalam posisi hilang dan hari ini memasuki hari keempat. Tentu kami sangat berduka,” ujar Farhan di Bandung, Jumat (11/9).
Menurut Farhan, para jurnalis menjalankan tugas penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, bahkan di tengah situasi yang berisiko tinggi. Karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama memanjatkan doa agar seluruh korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Mari kita berdoa agar tiga orang kru dan lima orang jurnalis ini bisa segera ditemukan, insyaallah dalam keadaan selamat. Kita berdoa bersama agar keluarga yang ditinggalkan betul-betul teguh, kuat dan takwa,” katanya.
Selain menyampaikan doa, Farhan juga memberikan apresiasi kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) beserta seluruh unsur SAR gabungan yang terus melakukan upaya pencarian dengan mengerahkan personel dan armada di kawasan perairan Selat Sunda.
Ia menilai, sinergi antara Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai unsur pendukung lainnya menunjukkan komitmen kuat dalam upaya menemukan para jurnalis dan awak kapal yang hilang.
Sementara itu, pada hari keempat operasi pencarian, Basarnas mengerahkan sebanyak 13 kapal yang dibagi ke dalam empat sektor pencarian untuk memperluas area penyisiran.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan armada yang diterjunkan meliputi KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, dan KRI Lepu.
Kelima jurnalis yang hilang kontak diketahui adalah pewarta foto Antara Muhammad Bagus Khoirunas, Arie Basuki (merdeka.com), Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira (iNews), serta Daus (Anadolu).
Mereka dilaporkan hilang kontak sejak Senin 7 September 2026 saat melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau bersama tiga awak kapal.
Farhan berharap proses pencarian yang terus dilakukan dapat segera membuahkan hasil, sehingga seluruh korban dapat ditemukan dan kembali berkumpul dengan keluarga mereka.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan moril melalui doa bagi para korban, keluarga, dan seluruh tim SAR yang masih bekerja di lapangan.





































