www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 24 Oktober 2026
Home EKONOMI Warga Resah Akibat Kebakaran Power Plant Milik PT SMGP
EKONOMI

Warga Resah Akibat Kebakaran Power Plant Milik PT SMGP

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Setelah beroperasi kembali beberapa bulan, konstruksi power plant berkapasitas 15 MW milik PLTP PT Sorik Merapi Geothermal Power (SMGP) terbakar. Sedikitnya, sebanyak empat warga yang berada di sekitar lokasi PLTP yang terbakar pada Jumat (14/5) mengalami pingsan.

Menurut Dini Rama Manager Kampanye Perempuan dan Lingkungan Koalisi Kawali Indonesia Lestari (KAWALI) mengatakan,  korban dari peristiwa PT SMGP mayoritas adalah perempuan dan anak-anak.

“Kita ingatkan kembali 4 dari 5 korban jiwa pada januari 2021 lalu adalah juga perempuan dan anak-anak. Kemudian 4 warga yang pingsan akibat peristiwa kebakaran pada jumat siang 14 mei 2021 pun perempuan,” tegas Dini Rama, dalam keterangan pernya di Jakarta, Minggu (16/5).

Dini Rama menyanyangkan mengapa PT SMGP masih diperbolehkan beroperasi kembali, pasca terjadinya peristiwa bulan Januari 2021 lalu yang telah memakan korban jiwa. Seharusnya bercermin dari kasus ini, pemerintah dapat mengambil respon yang tegas untuk tidak memberikan izin kembali untuk beroperasi. Dengan adanya korban jiwa, tentu ini menjadi persoalan yang sangat serius.

Baca juga : PT Sorik Merapi Diduga Lalai Prosedur Pengeboran Sehingga Timbulkan Korban Jiwa

“Satu nyawa saja sangat berharga apalagi 5 nyawa yang hilang dari peristiwa lalu, ditambah dengan peristiwa kebakaran ini yang baru saja terjadi, maka bukan hal tidak wajar warga mengalami trauma dan resah apabila PT SMGP masih beroperasi,” tukasnya.

Berkaca dari beberapa permasalahan yang berdampak kepada korban perempuan dan anak-anak, Dini Rama Manager Kampanye bidang perempuan dan lingkungan KAWALI Nasional mendesak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk turut andil terlibat langsung atas kejadian musibah yang terjadi di PLTP SMGP yang  mayoritas korbannya adalah perempuan dan anak anak.

Berdampak Buruk
Dini Rama mengatakan, salah satu dampak yang paling rentan dan paling menderita dari eksploitasi SDA adalah perempuan dan anak. Karena hubungan antara perempuan, anak-anak dan lingkungan hidup sebagai satu kesatuan dimana ketika terjadi eksploitasi terhadap lingkungan hidup maka dampak yang paling nyata adalah akan menimbulkan kemiskinan, kematian.

Hal ini, lanjut Dini Rama, nyata terjadi pada kejadian bocornya Gas proyek Energi Panas Bumi pada Januari 2021 lalu di Sorik Merapi, Mandailing Natal yang telah menyebabkan tewasnya 5 warga sekitar akibat kebocoran gas beracun.

Sekarang ini, tegas Dini Rama, kembali memberikan kabar buruk dengan terjadinya peristiwa kebakaran di area konstruksi power plant 15 MW milik PLTP PT SMGP  dan di duga telah menyebabkan 4 warga pingsan.

Sebelumnya, PT SMGP sempat dihentikan beroperasi dan kemudian diizinkan kembali melaksanakan sebagian dari pada aktifitasnya pada akhir Februari 2021.

Namun tidak lama setelah kembali beroperasi, lagi lagi PT SMGP membawa kabar buruk terhadap lingkungan, yakni peristiwa kebakaran pada area konstruksinya pada hari jumat siang,14 mei 2021 .

“Hal ini sangat jelas meresahkan dan menimbulkan trauma kepada warga sekitar, khususnya perempuan dan anak-anak,” cetusnya.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Luncurkan Koperasi Perumahan Rakyat di Cianjur

CIANJUR, Bisnistoday.co.id—Kementerian Koperasi (Kemenkop)!meresmikan Koperasi Perumahan Rakyat di Kawasan Tamar Village, Kabupaten...

EKONOMIPerbankan & Asuransi

BRI Life Luncurkan Asuransi COZY Sebagai Solusi Proteksi Fleksibel

JAKARTA, Bisnistoday.co.id — PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meluncurkan produk asuransi...

EKONOMI

Munas IMA di Bandung Bertepatan dengan HUT ke-30, Soroti Peran Pemasaran dalam Meningkatkan Daya Saing Indonesia

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Indonesia Marketing Association (IMA) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di...

EKONOMI

Perjuangan 3 Guru Maluku Raih Gelar Sarjana, Harus Berburu Sinyal hingga ke Kampung Tetangga

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Keterbatasan jaringan internet tak menyurutkan perjuangan tiga guru asal...