MERAUKE, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendorong terwujudnya infrastruktur yang terintegrasi antara Sumber Daya Air dan konektivitas pada pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) di Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
“Merauke memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi pangan. Kementerian PU mendukung penuh melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air dan konektivitas jalan agar kawasan ini dapat berproduksi sepanjang tahun dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Menteri PU Dody Hanggodo, Selasa (26/8).
Program diwujudkan melalui pemanfaatan potensi lahan rawa seluas kurang lebih 1 juta hektare yang dapat dikembangkan menjadi lahan pertanian produktif, termasuk cetak sawah baru, guna mendukung ketahanan pangan nasional.
Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau lokasi KSPP Wanam menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur Sumber Daya Air dan konektivitas menjadi pondasi penting untuk mengoptimalkan potensi pertanian di wilayah tersebut.
Pada tahun 2025, dukungan infrastruktur Sumber Daya Air Kementerian PU dikerjakan mulai dari penyiapan Detail Engineering Design (DED) untuk pengembangan Tahap I seluas 10.000 Hektar (ha) dan penyusunan studi kelayakan atau Feasibility Study (FS) untuk 1 juta ha. Selanjutnya juga dikerjakan pembangunan jaringan irigasi rawa sepanjang 20 km, sistem pengendali banjir sepanjang 20 km, dan jaringan tersier pada demplot seluas 800 ha.
Dukungan infrastruktur SDA terus dilanjutkan Kementerian PU pada Tahun 2026 berupa penyiapan infrastruktur utama dengan target luasan outcome 800 ha, meliputi pembangunan sistem pengendali banjir sepanjang 70 km dan pembangunan jaringan irigasi rawa sepanjang 70 km.
Selain Sumber Daya Air, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Merauke juga membangun akses jalan menuju KSPP Wanam sepanjang 138,5 km yang dikerjakan dalam 2 Segmen. Untuk Segmen 1 sepanjang 58 km telah dilakukan pembukaan jalan sepanjang 51 km, dimana sepanjang 18 km berupa timbunan dengan material lokal dan sepanjang 9 km berupa batu karang.
Sisanya Segmen 2 sepanjang 80,5 km sudah dalam tahap lelang untuk 2 paket pekerjaan, yakni paket pembangunan Jalan KSPP Wanam-Muting dan paket pengawasan jalan dan jembatan. Ditargetkan pada awal Oktober 2025 sudah terkontrak.//




