www.bisnistoday.co.id
Selasa , 22 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK  230 Rumah Rusak Berat di Selayar Pascagempa di Laut Flores
NASIONAL & POLITIK

 230 Rumah Rusak Berat di Selayar Pascagempa di Laut Flores

Rumah warga di Kabupaten Selayar Sulsel rusak akibat Gempa, Selasa
Social Media

JAKARTA,Bisnistoday- Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan sebanyak 230 rumah di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, rusak besat setelah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 7,4 di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur, Selasa pagi.

Pelaksana tugas Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa mengatakan, selain itu, satu unit gedung sekolah, dua bangunan tempat ibadah dan satu rumah jabatan kepala desa juga terdampak gempa bumi yang berpusat di 7.95 LS dan 122.24 BT itu.

“Laporan visual yang didapatkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Selayar, kerusakan tersebut terpantau, mulai dari bangunan pagar beton, dinding hingga atap rumah warga,” ujarnya.

Abdul memaparkan data yang dihimpun per Selasa sore, gempa M 7,4 tersebut dirasakan dan berdampak di tiga provinsi.

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur berdampak di Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Sikka, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Manggarai Barat.

Kemudian di Provinsi Sulawesi Selatan terdampak di Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Wakatobi, Kota Makassar dan Kabupaten Selayar

Di Provinsi Sulawesi Selatan terdampak di Kabupaten Buton, Kabupaten Muna dan Kota Bau Bau.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya merilis peringatan dini tsunami dari gempa bumi M7.4 tersebut, namun saat ini peringatan itu dinyatakan telah berakhir.

Di samping itu, BMKG mencatat setidaknya sudah terjadi lima kali gempa bumi susulan (aftershock) yang terjadi setelah gempa bumi M 7.4, dengan rincian; M 5,6 pada pukul 10.41 WIB di 7.81 LS dan 122.34 BT, M 5,5 pada pukul 10.47 WIB di 7.55 LS dan 121.75 BT, M 5 pada pukul 12.46 WIB di 7.45 LS dan 121.38 BT, M 5,4 pada pukul 15.31 WIB di 7.59 LS dan 122.40 BT dan M 5,2 pada pukul 15.57 WIB di 7.70 LS dan 122.40 BT.


Hingga siaran pers ini diturunkan, seluruh anggota BPBD setempat telah turun ke lapangan untuk melakukan kaji cepat dan monitoring dampak yang ditimbulkan dari gempa bumi M7.4 itu./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kementerian ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Uunk Din Parunggi Naik Jadi Kepala Biro Humas ATR BPN

JAKARTA, Bisnistoday – Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP., mendapat amanah baru...

Kantah Kota Palangka Raya Perkuat Implementasi Kebijakan ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kantah Palangka Raya Jalankan Kebijakan ATR BPN Terukur

PALANGKA RAYA, BisnisToday – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Palangka Raya memperkuat koordinasi...

HumanioraNASIONAL & POLITIK

Agrinas Palma Luncurkan Program Makan Bergizi dan Bantuan Pendidikan di Rokan Hulu

JAKARTA, Bisnistoday - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) melalui program Tanggung Jawab...

PT Asuransi BRI Life
HumanioraNASIONAL & POLITIK

BRI Life Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di NTT

JAKARTA, Bisnistoday -  PT Asuransi BRI Life Tbk, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada  masyarakat...