www.bisnistoday.co.id
Jumat , 26 Juni 2026
Home EKONOMI Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Pabrik Baterai di Karawang
EKONOMI

Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan Pabrik Baterai di Karawang

Social Media

KARAWANG, Bisnistoday –  Presiden RI Joko Widodo meresmikan pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik pertama di ASEAN yang berlokasi di Kawarang Jawa Barat. Dimulainya pembangunan pabrik baterai senilai1,1 Miliar Dolar AS dari Korea Selatan, merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam mendorong pengembangan hilirisasi industri.

“Pembangunan pabrik ini merupakan wujud keseriusan pemerintah untuk melakukan hilirisasi industri,” ungkap Presiden Jokowi, dalam Ground Breaking Pabrik Baterai, kerjasama antara Korea Selatan dan Indonesia, di Karawang, Rabu ( 15/9).

Menurutnya, selama ini ekspor masih bertumpu dari kekayaan komoditas bahan mentah sehingga harus sudah berakhir dan ke depan harus berani mengubah struktur ekonomi yang berbasis komoditas untuk masuk ke era industrialisasi menjadi negara industri yang kuat dengan berbasis pada pengembangan inovasi teknologi.

Ini, kata Jokowi, bagian dari strategi negara untuk keluar secepatnya dari jebakan negara pengekspor bahan mentah, melepaskan ketergantungan pada produk-produk impor dengan mempercepat revitalisasi industri pengolahan. Dengan begitu, produsen bisa memberikan peningkatan nilai tambah ekonomi yang semakin tinggi.

Berita Terkait : Pabrik Baterai Mobil Listrik yang Dibangun LG dan IBC Baru Berproduksi pada 2023

Jokowi mengatakan, Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia, dengan potensi yang luar biasa tersebut yakin dalam 3-4 tahun kedepan melalui manajemen yang baik Indonesia akan bisa menjadi produsen utama produk barang jadi berbasis nikel seperti baterai lithium baterai kendaraan listrik.

“Material nikel setelah diolah menjadi produk baterai nilainya akan bertambah anatara 6-7 kali lipat. Apabila menjadi kendaraan liatrik maka nilai tambahnya berlipat menjadi 11 kali.”

Manfaat lainnya, dengan pengembangan industri baterai akan meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai negara tujuan investasi seperti halnya untuk industri turunanya properti kendaraan listrik. “Pemerintah Indonesia berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan dan pengembangan ekosistem industri baterai dan kendaraan listrik.”

Presiden menuturkan, pemerintah akan terus menggulirkan reformasi struktural untuk memberikan kepastian hukum dan kemudahan perizinan kepada para investor untuk mengembangkan usahanya.

“Pemerintah juga terbuka atas berbagai inisiatif kerjasama dengan negara-negara sahabat. Saya berharap kolaborasi antara perusahaan Korea Selatan dengan perusahaan di Indonesia ini semakin bisa diperkuat termasuk realisasi kerjasama investasi dalam industri baterai dan kendaraan listrik ini,” ujarnya.

Berita Terkait : Pabrik Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik Pertama Resmi Beroperasi

Jokowi juga menitipkan pesan bahwa industri baterai ini tidak hanya melibatkan perusahaan-perusahaan besar atau BUMN tetapi melibatkan UMKM.

Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia pada kesempatan tersebut menuturkan, proses penjajakan kerjasama investasi kendaraan listrik dimulai sejak 2019 dan diharapkan pada Mei 2022 sudah dapat berproduksi. Tidak hanya di Karawang nantinya pabrik baterai akan dibangun di Maluku Utara, yang lokasinya dekat dengan bahan baku. Demikian juga untuk produk Ketot, baterai sel dan recycle-nya akan dibangun di Batam yang lokasinya juga sudah siap.Untuk awalnya tahun pertama impor bahan baku selebihnya bahan bakunya dari dalam negeri sendiri.

Bahlil menuturkan, investasi Korea Selatan dalam waktu dua tahun terakhir ini memperlihatkan semakin baik dengan Kuartal I -2021 menduduki urutan tiga besar dan sangat terbantu dengan Dubes Korsel sekarang.

“Untuk proses investasi Korsel semua diurus oleh Kementerian Investasi. Demikian juga investasi ini juga akab membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk dalam negeri. Hanya level jabatan tertentu memang diisi oleh pekerja Korsel. Industri ini juga tidak hanya LG Group tetapi juga melibatkan pengusaha nasional dan hingga UMKM,” tambahnya/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Sinergikan Tiga Program untuk Capai Target 10 Juta Wirausaha Baru

JAKARTA, Bisnistoday – Lembaga inkubator berperan strategis untuk mencetak wirausaha baru yang...

Komponen Otomotif
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menperin Menepis Tudingan Adanya Relokasi Sejumlah Perusahaan Komponen Otomotif

JAKARTA, Bisnistoday -Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita memerintahkan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Aturan Baru: Platform E-commerce Wajib Cantumkan Seluruh Biaya Dalam Perjanjian Kemitraan

  JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Gandeng ID Food, Koperasi Ekspor Gambir ke India dan Pakistan

JAKARTA, Bisnistoday - Koperasi Produsen Syariah Gambir Anam Koto Mandiri asal Sumatera...