TOKYO, Bisnistoday – Pasca kekalahan Partai Buruh pada pemilihan Mei Lalu memperlemah dukungan internal partai yang berkuasa di Inggris yang direspon Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengundurkan diri pada Senin, kemarin. Sementara, kepemimpinan Partai Buruh untuk mencari penggantinya akan digelar September 2026.
Didalam berita yang dilansir kantor beri Kyodo, bahwa Starmer mengisyaratkan untuk berupaya tetap menjabat, namun akhirnya harus menurut pada seruan pengunduran dirinya didalam Kabinet pemerintahanya.
Sebelumnya dalam berita Sputnik yang dirilis kantor berita Antara, menyatakan Starmer tetap menjabat sebagai PM INggri hingga proses pemilihan selesai serta memastikan serah teria kekuasan berjalan tertib.
“Saya akan meminta Komite Eksekutif Nasional Partai Buruh untuk menetapkan jadwal pendaftaran calon ketua dibuka pada 9 Juli dan selesai sebelum masa reses musim panas. Jika pemilihan itu berlangsung, maka akan dipastikan sudah ada ketua baru yang dilantik sebelum parlemen kembali bersidang pada September,” kata Starmer di Downing Street, London, Inggris.
Sedangkan, kantor berita Anadolu dalam laporanya menyatakan, Starmer telah mendundurkan diri. Hal tersebut sebagai respon atas pertanyan partainya tentang langkah “paling tepat” untuk memimpin partai dalam periode selanjutnya.
“Saya sudah mendengar jawaban partai parlemen saya atas pertanyaan itu, dan saya menerima jawabannya dengan lapang dada,” tuturnya./Ant/




































