www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home EKONOMI Waskita Garap Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
EKONOMI

Waskita Garap Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

BANGUN MASJID : PT Waskita Karya Tbk kerjakan pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Waskita janji pembangunan bakal tuntas tepat waktu.
Social Media

SOLO, Bisnistoday- PT Waskita Karya (Persero) Tbk memastikan proyek pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo selesai tepat waktu. Hal ini disampaikan saat kedatangan tamu dari Pemerintah Persatuan Emirat Arab (PEA) melalui Crown Prince Court (CPC) yang diwakili oleh Mohammed Ali Rashed Saeed AlDhaheri dan Abdulla Essam Abdulla Ali Alhemeiri. 

Dalam kunjungan ini, CPC tidak hanya meninjau langsung ke lokasi pembangunan, namun juga ingin melakukan courtesy meeting dengan Walikota Surakarta dan Waskita Karya sebagai kontraktor pelaksana yang dilanjutkan dengan peninjauan lokasi yang direncanakan untuk pendirian Solo Islamic Center. 

Selain itu CPC juga mengunjungi pabrik terkait pengadaan aksesoris sanitasi, marmer, lift dan sebagainya. Rangkaian kegiatan ini berlangsung sejak 19 – 25 Januari 2022. Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka beserta jajaranya juga turut serta dalam kunjungan ini pada Senin (24/1).

Kunjungan CPC ini menjadi penting sebagai bagian dari proses pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo agar dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Hal ini juga terkait rencana peresmian pada bulan Oktober/November 2022 dengan kehadiran Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan (MBZ), Putra Mahkota Abu Dhabi yang dirangkaikan dengan kunjunjungan MBZ ke Indonesia dalam pertemuaan KTT G20 di Bali. 

Senior Vice President (SVP) Building Division, Anak Agung Gede Sumadi yang didampingi Project Manager Indra Jaya Kusuma dan Adriansyah Perdana menyampaikan optimisme bahwa proyek ini akan selesai sesuai waktu yang telah direncanakan. 

“Sesuai paparan Project Manager tadi, progress proyek masih sesuai rencana 21,83%, dan saya tekankan ke tim proyek agar tetap fokus dan menjaga mutu pekerjaan,” tutur Agung. 

Sebelumnya diketahui bahwa Masjid Raya Sheikh Zayed Solo merupakan bentuk hibah dari Pemerintah Persatuan Emirat Arab (PEA) kepada Indonesia. Masjid ini dirancang mirip dengan Grand Mosque di Abu Dhabi, dengan empat menara menjulang, satu kubah utama, dikelilingi kubah-kubah kecil dan ornamen bangunan Timur Tengah. 

Masjid ini berdiri di atas tanah dengan luas area 24.600 m2 yang berfungsi sebagai lahan hijau, dengan luas bangunan 8.400 m2 dan daya tampung 12.000 jemaah. Masjid ini juga memiliki area parkir seluas 3.500 m2 yang dapat menampung ratusan kendaraan roda dua dan roda empat atau lebih./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIPerbankan & Asuransi

HUT BRI Life ke-39, Perkuat Komitmen “Melindungi Keluarga Indonesia”

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Asuransi BRI Life merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)...

Para pengunjuk rasa menuntut keringanan utang bagi negara-negara miskin dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Bangkok pada Oktober lalu. (dok: Peerapon Boonyakiat/Sopa Images/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Utang Luar Negeri Semakin Mencekik Negara Miskin

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Negara-negara miskin kini semakin sulit untuk berinvestasi untuk masa...

Pemilu Sela di AS (dok: The GuardianSteven Garcia/NurPhoto/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Demokrat Menangi Pemilu Sela di AS, Apa Dampaknya bagi Asia?

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Partai Demokrat berhasil menang telak dalam pemili paruh waktu...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar 8 Persen Resmi Berlaku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT...