www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home EKONOMI Delegasi G-20 Bakal Disiapkan Skenario Gelembung Perjalanan
EKONOMI

Delegasi G-20 Bakal Disiapkan Skenario Gelembung Perjalanan

KOTA BALI : Suasana Kota Bali belum lama ini. Pemerintah menyiapkan gelembung perjalanan untuk para delegasi G-20 untuk antisipasi Penyebaran Covid-29 dan Kesuksesan kegiatan.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Menyambut kehadiran para pemimpin dan delegasi dunia pada Presidensi G20, Pemerintah Indonesia menyiapkan skenario gelembung perjalanan atau travel bubble. Puncak G20 akan berlangsung di Bali tepatnya lewat Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang akan digelar sekitar Oktober 2022.

“Skenario travel bubble juga sudah disiapkan memperhatikan perkembangan COVID saat ini di sisi yang satu, tapi di sisi yang lain kami ingin kesuksesan penyelenggaraan G20,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate di Jakarta, Senin (24/1).

Lebih lanjut Johnny mengatakan, tercatat sekitar 150 rapat di 19 kota di Indonesia dan melibatkan 20.988 delegasi. Dengan begitu, kegitan ini terbilang besar, sehingga gelembung perjalanan akan diatur sesuai perkembangan virus Corona. Skenario gelembung perjalanan dinilai sebagai skema yang tepat untuk menjaga efektivitas penanganan pandemi COVID-19.

Johnny berharap kasus Omicron segera masuk ke tahap puncak dan kemudian melandai agar pemerintah Indonesia bisa mengambil kebijakan-kebijakan yang lebih tepat terkait penyelenggaraan acara-acara nasional. 

“Ujian pertama kami adalah Motor GP yang akan diadakan pada Maret. Kalau itu sudah dilakukan dengan baik, maka nanti selanjutnya event-event G20 kami harapkan akan lebih baik lagi dengan pengalaman-pengalaman yang ada,” ujarnya. 


Saat ini, pemerintah telah menetapkan juru bicara untuk Presidensi G20. Indonesia membagi pembahasan isu pada forum itu dalam dua jalur pertemuan, yaitu Sherpa Track dan Financial Track. Sherpa Track membahas isu-isu ekonomi non-keuangan mulai dari energi, pembangunan, pariwisata, ekonomi digital, pendidikan, tenaga kerja, pertanian, perdagangan, investasi, industri, kesehatan, anti korupsi, lingkungan, hingga perubahan iklim.

Adapun Financial Track memprioritaskan enam isu terkait dengan ekonomi, yakni exit policy untuk pemulihan ekonomi global pasca pandemi, dampak COVID-19 terhadap sektor rill, sistem pembayaran digital, keuangan berkelanjutan, inklusi keuangan, dan perpajakan internasional. 

Johnny menyampaikan bahwa penunjukan juru bicara yang berkaitan dengan Sherpa Track diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Sedangkan, posisi wakil ketua diisi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Kemudian, juru bicara yang berkaitan dengan Financial Track dipimpin oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan posisi wakil ketua dijabat oleh Gubernur Bank Indonesia Ferry Warjiyo.

Adapun komunikasi umum terkait penyelenggaraan akan dilakukan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate. Sedangkan, isu-isu khusus terkait kebijakan presiden dari Istana Presiden akan dilakukan oleh Kepala Staf Presiden Moeldoko. Presidensi G20 Indonesia mengusung tiga isu utama berupa transisi energi berkelanjutan, sistem kesehatan dunia, serta transformasi ekonomi dan digital./Ant

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIPerbankan & Asuransi

HUT BRI Life ke-39, Perkuat Komitmen “Melindungi Keluarga Indonesia”

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Asuransi BRI Life merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)...

Para pengunjuk rasa menuntut keringanan utang bagi negara-negara miskin dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Bangkok pada Oktober lalu. (dok: Peerapon Boonyakiat/Sopa Images/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Utang Luar Negeri Semakin Mencekik Negara Miskin

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Negara-negara miskin kini semakin sulit untuk berinvestasi untuk masa...

Pemilu Sela di AS (dok: The GuardianSteven Garcia/NurPhoto/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Demokrat Menangi Pemilu Sela di AS, Apa Dampaknya bagi Asia?

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Partai Demokrat berhasil menang telak dalam pemili paruh waktu...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar 8 Persen Resmi Berlaku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT...