www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home LIFESTYLE Lido-Puncak Jadi Kawasan Wisata Terpadu
LIFESTYLEWisata & Kuliner

Lido-Puncak Jadi Kawasan Wisata Terpadu

KAWASAN WISATA TERPADU: Wilayah Lido dan Puncak menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) atau kawasan wisata yang memadukan rekreasi alam hingga kuliner berbasis ekonomi kreatif.
Social Media

CIBINONG, Bisnistoday- Wilayah Lido dan Puncak menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Daerah (KSPD) atau kawasan wisata yang memadukan rekreasi alam hingga kuliner berbasis ekonomi kreatif. KSPD itu akan mencakup delapan kecamatan yakni Ciawi, Megamendung, Cisarua, Caringin, Cijeruk, Cigombong, Tamansari dan Ciomas.

Bupati Bogor, Ade Yasin menyebutkan, terdapat 50 wisata alam di delapan kecamatan tersebut, terdiri 27 wisata buatan dan 14 wisata budaya. Pengelolaanya melibatkan Pemkab Bogor, Pemprov Jawa Barat, BUMN, BUMD hingga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Fasilitas pariwisata dan penunjang terdapat 913 unit, terdiri dari 486 vila dan resor, fasilitas kesehatan 24 unit, pemerintahan 63 unit, perdagangan tiga unit, peribadatan 120 unit, restoran 40 unit, supermarket 90 unit dan fasilitas umum 105 unit,” papar Ade Yasin seperti dikutif Antara di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (28/3).

Ade Yasin menyebutkan Kabupaten Bogor memiliki 42 desa wisata, 17 di antaranya ada di KSPD Puncak-Lido, seperti di Desa Tugu Selatan, Tugu Utara, Cilember, Batu Layang, Megamendung, Cisarua, Kopo, Cimande, Cibeureum, Citapen, Tamansari, Cipayung, Pasir Eurih, Sukaharja, Sukajadi, Sukaresmi dan Desa Ciapus.

“Semua itu dikelola 978 orang, kunjungan wisata di KSPD itu tidak kurang dari 13.500-an orang terutama di KSPD Puncak-Lido pada 2021,” kata Ade Yasin.

Menurutnya, prinsip dan konsep pembangunan kepariwisataan di KSPD Puncak-Lido adalah berkelanjutan (sustainable) untuk menghindari eksploitasi berlebihan dengan mengutamakan keberlanjutan aspek lingkungan, sosial dan ekonomi.

Kemudian, tangguh (resilient) yang didasarkan pada pertimbangan rencana mitigasi bencana alam dan sosial agar lingkungan wisata responsif dan aman bagi pengunjung dan pelaku pariwisata.

Terakhir adalah inklusif, artinya pariwisata di KSPD Puncak-Lido ini harus memberikan manfaat bagi semua orang. Semua pemangku kepentingan memiliki peran penting di KSP Puncak-Lido.

“Kebijakan dan strategi pembangunan KSPD Puncak-Lido yang akan kami lakukan, untuk pengembangan destinasi pariwisatanya fokus pada menata struktur ruang, pembuatan masterplan, RTRW dan RDTR Ciawi,” ujarnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Wisata & Kuliner

Mie Sedaap Cup Hadirkan Sensasi Spicy Fun lewat Goreng Pedas Dinamit 

JAKARTA, Bisnistoday.co.id– WINGS Food terus melakukan akselerasi dengan menghadirkan Mie Sedaap Cup...

Wisata & Kuliner

Aussie Beef Berduet Dengan Pesebakbola Shayne Pattynama Lewat Cooking Demo

JAKARTA, Bisnistoday.co.id– Berangkat dari kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola dan kuliner,...

Shanti dan produk SR Cakery (dok: pribadi)
LIFESTYLEWisata & Kuliner

Berawal dari Iseng, Shanti Merajut Cita Rasa dan Membangun SR Cakery

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Tidak semua usaha besar lahir dari perencanaan matang atau...

Lokakarya Mewujudkan Potensi Pengurangan Susut dan Sisa Pangan untuk Mendukung Transformasi Ekonomi Hijau Indonesia di Bali, akhir Oktober lalu. (dok:IBCSD)
LIFESTYLEWisata & Kuliner

IBCSD Dorong Hotel di Bali Jadi Garda Terdepan Pengurangan Sisa Pangan

Badung, Bisnistoday.co.id – Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian...