www.bisnistoday.co.id
Minggu , 8 November 2026
Home EKONOMI Kemendag Gelar In Store Promotion Ramadan Fashion Festival 2022
EKONOMISektor Riil

Kemendag Gelar In Store Promotion Ramadan Fashion Festival 2022

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan menggelar kegiatan In Store Promotion Ramadan Fashion Festival 2022 di Mal Gandara City pada 13–17 April 2022.

Pameran ini bertujuan mewujudkan Indonesia sebagai produsen halal dunia, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan fesyen muslim di pasar lokal dan global, serta mendukung Road to Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023.

“In Store Promotion Ramadan Fashion Festival merupakan jembatan dalam menyukseskan JMFW
2023, sesuai dengan Roadmap Fashion Muslim Indonesia.

Diharapkan, merek-merek yang berpartisipasi di In Store Promotion dengan cakupan lokal ini ke depannya akan semakin kuat sehingga mampu naik kelas dan mencetak merek yang dapat dikenal oleh pasar mancanegara,” ujar Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan.

Oke menjelaskan, JFMW 2022 memfokuskan pada penguatan merek (branding). Sedangkan JMFW
2023 fokusnya akan tetap berkesinambungan dan menjadi langkah selanjutnya yaitu penguatan
jejaring kerja (networking) di industri fesyen internasional.

“In Store Promotion Ramadan Fashion Festival diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik
atas perkembangan dari industri produk halal Indonesia. Selain itu, dapat mengajak konsumen
untuk membeli produk fesyen muslim dalam negeri buatan usaha kecil dan menengah (UKM) yang
memiliki desain dan kualitas bagus,” kata Oke.

Oke menuturkan, kinerja industri halal tanah air menunjukkan perkembangan yang cukup pesat
dalam dua tahun terakhir dan berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian nasional.

Berdasarkan data State of the Global Islamic Economy Report 2020-2021, sektor fesyen muslim
Indonesia menempati posisi ke-3 dunia setelah Arab Saudi dan Turki.

Nilai transaksi industri halal pada 2021, umat muslim dunia membelanjakan sekitar dari USD 2,02
triliun untuk kebutuhan bidang makanan, farmasi, kosmetik, fesyen, pariwisata, dan sektor-sektor
syariah lainnya. Jumlah tersebut meningkat 3,2 persen dibandingkan tahun 2018.

“Sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak di dunia, Indonesia merupakan pasar yang sangat prospektif. Untuk itu, Pemerintah saat ini tengah mendorong perkembangan industri halal
di Indonesia.

Kemendag bersama mitra strategis bekerja sama dalam mengembangkan dan  mempromosikan industri halal dalam negeri agar bisa bersaing dan menjadi pemenang tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” tutur Oke./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ancaman Serangan Siber (ilustrasi: Julio Lopez/Unsplash.com)
EKONOMIGagasan

Di Balik Kekacauan Global

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Beberapa hari terakhir marak beredar berita tentang peretasan sistem...

EKONOMIPerbankan & Asuransi

HUT BRI Life ke-39, Perkuat Komitmen “Melindungi Keluarga Indonesia”

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Asuransi BRI Life merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)...

Para pengunjuk rasa menuntut keringanan utang bagi negara-negara miskin dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Bangkok pada Oktober lalu. (dok: Peerapon Boonyakiat/Sopa Images/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Utang Luar Negeri Semakin Mencekik Negara Miskin

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Negara-negara miskin kini semakin sulit untuk berinvestasi untuk masa...

Pemilu Sela di AS (dok: The GuardianSteven Garcia/NurPhoto/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Demokrat Menangi Pemilu Sela di AS, Apa Dampaknya bagi Asia?

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Partai Demokrat berhasil menang telak dalam pemili paruh waktu...