www.bisnistoday.co.id
Minggu , 9 Agustus 2026
Home EKONOMI Kemendag Gelar In Store Promotion Ramadan Fashion Festival 2022
EKONOMISektor Riil

Kemendag Gelar In Store Promotion Ramadan Fashion Festival 2022

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan menggelar kegiatan In Store Promotion Ramadan Fashion Festival 2022 di Mal Gandara City pada 13–17 April 2022.

Pameran ini bertujuan mewujudkan Indonesia sebagai produsen halal dunia, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan fesyen muslim di pasar lokal dan global, serta mendukung Road to Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023.

“In Store Promotion Ramadan Fashion Festival merupakan jembatan dalam menyukseskan JMFW
2023, sesuai dengan Roadmap Fashion Muslim Indonesia.

Diharapkan, merek-merek yang berpartisipasi di In Store Promotion dengan cakupan lokal ini ke depannya akan semakin kuat sehingga mampu naik kelas dan mencetak merek yang dapat dikenal oleh pasar mancanegara,” ujar Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan.

Oke menjelaskan, JFMW 2022 memfokuskan pada penguatan merek (branding). Sedangkan JMFW
2023 fokusnya akan tetap berkesinambungan dan menjadi langkah selanjutnya yaitu penguatan
jejaring kerja (networking) di industri fesyen internasional.

“In Store Promotion Ramadan Fashion Festival diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik
atas perkembangan dari industri produk halal Indonesia. Selain itu, dapat mengajak konsumen
untuk membeli produk fesyen muslim dalam negeri buatan usaha kecil dan menengah (UKM) yang
memiliki desain dan kualitas bagus,” kata Oke.

Oke menuturkan, kinerja industri halal tanah air menunjukkan perkembangan yang cukup pesat
dalam dua tahun terakhir dan berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian nasional.

Berdasarkan data State of the Global Islamic Economy Report 2020-2021, sektor fesyen muslim
Indonesia menempati posisi ke-3 dunia setelah Arab Saudi dan Turki.

Nilai transaksi industri halal pada 2021, umat muslim dunia membelanjakan sekitar dari USD 2,02
triliun untuk kebutuhan bidang makanan, farmasi, kosmetik, fesyen, pariwisata, dan sektor-sektor
syariah lainnya. Jumlah tersebut meningkat 3,2 persen dibandingkan tahun 2018.

“Sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak di dunia, Indonesia merupakan pasar yang sangat prospektif. Untuk itu, Pemerintah saat ini tengah mendorong perkembangan industri halal
di Indonesia.

Kemendag bersama mitra strategis bekerja sama dalam mengembangkan dan  mempromosikan industri halal dalam negeri agar bisa bersaing dan menjadi pemenang tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” tutur Oke./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Apresiasi Wamena Coffee Festival Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

WAMENA, Bisnistoday - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan apresiasi yang tinggi...

Kegiatan Sedekah Hutan di FIB UI, Sabtu (8/8/2026) (dok:Adi/Bisnistoday)
EKONOMILingkungan

Memaknai Hutan sebagai Ruang Hidup Melalui Sedekah Hutan

JAKARTA, Bisnistoday – Sabtu (8/8/2026) pagi, ratusan orang yang umumnya mengenakan budaya...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Meletakkan Batu Pertama Pembangunan KDMP Dekai di Yahukimo

YAHUKIMO, Bisnistoday - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melakukan peletakan batu pertama...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Wamenkop Lepas 86 Pekerja Migran ke Jepang

TANGERANG, Bisnistoday – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah melepas secara simbolis...