www.bisnistoday.co.id
Selasa , 25 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Aksi Beli Asing Tak Mampu Angkat IHSG ke Zona Hijau
BursaBURSA & KORPORASI

Aksi Beli Asing Tak Mampu Angkat IHSG ke Zona Hijau

IHSG Melemah
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (1/2) ditutup turun tipis.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kendati para investor asing melakukan aksi borong saham, Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (9/6) tak mampu berada di zona positif. 

IHSG ditutup melemah 10,48 poin atau 0,15 persen ke posisi 7.182,83. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,43 poin atau 0,43 persen ke posisi 1.037,18.

“Pergerakan IHSG hari ini kami perkirakan dipengaruhi pergerakan bursa global, di mana bursa AS ditutup terkoreksi dan Asia yang bergerak mixed,” kata analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana, di Jakarta, Kamis.

Analis menambahkan, dari sisi teknikal sendiri pun juga masih cenderung sejalan di mana IHSG menembus resistance terdekatnya namun belum mampu break di level 7.267, meskipun hari ini ada rilis data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mencatatkan kenaikan dan adanya arus modal asing sebesar Rp1,16 triliun.

Survei Konsumen Mei 2022 mengindikasikan optimisme terhadap kondisi ekonomi terus menguat. Hal itu terindikasi dari IKK Mei 2022 sebesar 128,9, lebih tinggi dari 113,1 pada bulan sebelumnya

Dibuka melemah, IHSG tak lama menguat dan menghabiskan waktu di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih terus bergerak di teritori positif namun terkoreksi jelang penutupan bursa saham.

Sepanjang jam perdagangan hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar diantaranya IPPE, ASHA, SICO, NPGF, ADMR. Sedangkan, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar diantaranya RAJA, ENRG, BIMA, WINR, TOYS.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor terkoreksi dimana sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu minus 2,05 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor properti & real estat masing-masing minus 1,1 persen dan minus 0,25 persen.

Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor energi dan sektor perindustrian masing-masing sebesar 0,84 persen dan 0,17 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau “net foreign buy” di seluruh pasar sebesar Rp1,16 triliun. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp902,64 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.609.406 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 28,99 miliar lembar saham senilai Rp17,3 triliun. Sebanyak 202 saham naik, 318 saham menurun, dan 173 tidak bergerak nilainya./Ant.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Asuransi BRI Life Raih Enam Penghargaan TADEA 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih enam penghargaan dalam ajang...

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025, serta melanjutkan pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026. (dok: Ciputra Life)
BURSA & KORPORASI

Pertumbuhan Bisnis Ciputra Life Berlanjut di Semester I 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...