JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (01/2) ditutup menguat 22,92 poin ke posisi 6.862,2. Sementara indeks LQ45 naik 4,65 poin ke posisi 941,1.
Penguatan IHSG kali ini ditopang oleh adanya sentimen positif dari data ekonomi dalam negeri, dimana Purchasing Managers’s Index (PMI) manufaktur menunjukkan kenaikan dalam tiga bulan berturut-turut. Selain itu data inflasi terbaru yang menunjukkan bahwa inflasi di Indonesia telah melandai menjadi 5,28 persen year on year (yoy) dan 0,34 persen (month-to-month/mtm) lebih baik dari perkiraan pelaku pasar.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) menurun secara tahunan menjadi 5,28 persen year on year (yoy) pada Januari 2023, dari sebelumnya 5,51 persen yoy pada Desember 2022.
Di sisi lain, pasar masih menantikan pertemuan The Federal Reserve dalam The Federal Open Market Committee (FOMC) pada Kamis (2/1) dini hari nanti.
Dalam pertemuan tersebut, konsensus memperkirakan Bank sentral Amerika Serikat (AS) akan menaikkan Fed Fund Rate sebesar 25 basis poin.
Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat di mana sektor transportasi & logistik paling tinggi yaitu 1,86 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor barang konsumen primer naik masing-masing 1,27 persen dan 1,17 persen.
Sedangkan tiga sektor terkoreksi di mana sektor energi turun paling dalam yaitu minus 0,42 persen, diikuti sektor properti dan sektor keuangan masing-masing minus 0,18 persen dan minus 0,16 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SSIA, PADA, KBLM, NICL, dan ERAA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MGLV, FILM, TAYS, GULA, dan BSBK.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.252.128 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,74 miliar lembar saham senilai Rp11,14 triliun. Sebanyak 283 saham naik, 220 saham menurun, dan 220 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei naik 19,80 poin atau 0,07 persen ke 27.346,9, indeks Hang Seng menguat 229,85 poin atau 1,05 persen ke 22.072,1, indeks Shanghai naik 29,25 poin atau 0,90 persen ke 3.284,9, dan indeks Strait Times menguat 7,73 poin atau 0,23 persen ke 3.373,4./









































