www.bisnistoday.co.id
Minggu , 3 Mei 2026
Home EKONOMI Mendag Jajaki Pasar Ekspor Kopi di Inggris
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Mendag Jajaki Pasar Ekspor Kopi di Inggris

Secangkir Kopi
SECANGKIR KOPI sebagai kebutuhan minuman untuk aktititas./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke London, Inggris pada 7-9 Maret 2023. Kunjungan ini sangat penting dalam meningkatkan kerja sama perdagangan sekaligus meningkatkan ekspor kopi Indonesia.

Agenda utama Mendag Zulkifli Hasan yaitu melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Negara Departemen Bisnis dan Perdagangan, utusan Perdana Menteri Inggris, serta pengusaha Inggris, dan selanjutnya akan melakukan penandatanganan kesepakatan kopi internasional (International Coffee Agreement/ICA), serta menyampaikan pidato kunci pada Forum Bisnis United Kingdom (UK)-ASEAN Business Council.

“Indonesia menyambut baik rencana penandatanganan ICA 2022 agar dapat terus bekerja sama dengan Organisasi Kopi Internasional (International Coffee Organization/ICO) untuk mengatasi berbagai tantangan bagi masa depan kopi Indonesia di pasar internasional dan meningkatkan kesejahteraan petani kopi. Selain itu, diharapkan rangkaian pertemuan yang akan dilaksanakan di London dapat membawa hasil nyata bagi kemajuan perdagangan dan investasi Indonesia,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

Dalam kunjungan tersebut, Mendag Zulkifli Hasan didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Djatmiko Bris Witjaksono dan Staf Khusus Menteri Perdagangan bidang Perjanjian Perdagangan Internasional Bara Hasibuan.

Mendag Zulkifli Hasan menyebut bahwa kunjungan ini merupakan kesempatan untuk memperkuat kerja sama yang telah terjalin antara Indonesia dan Inggris. “Penandatanganan ICA juga menjadi landasan peningkatan kerja sama untuk merevitalisasi sektor kopi Indonesia,” lanjutnya.

Perdagangan Dengan Inggris

Pada 2022, total perdagangan Indonesia-Inggris tercatat sebesar USD 2,7 miliar, naik 5,30 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada 2022, ekspor Indonesia ke Inggris tercatat sebesar USD 1,7 miliar sementara impor Indonesia dari Inggris sebesar USD 1,0 miliar.

Sedangkan pada 2021, total perdagangan Indonesia dengan Inggris tercatat sebesar USD 2,6 miliar. Dari total tersebut, ekspor Indonesia ke Inggris tercatat sebesar USD 1,5 miliar sedangkan impor Indonesia dari Inggris tercatat sebesar USD 1,1 miliar.

Produk ekspor utama Indonesia ke Inggris di antaranya alas kaki dengan bagian atas dari bahan tekstil, alas kaki dengan bagian atas dari kulit samak, produk pertukangan dan bahan bangunan dari kayu, minyak kelapa sawit, dan mesin cetak. Sedangkan produk impor utama Indonesia dari Inggris di antaranya kertas atau kertas karton, obat, kendaraan bermotor untuk pengangkutan barang, sisa dan skrap fero, dan perangkat telepon. /

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Robot (Ilustrasi/unsplash/alex knight
EKONOMIOtomotif & Tekno

Konvergensi Teknologi Kunci Kemajuan di Masa Depan

JAKARTA, Bisnistoday – Di masa depan, kemampuan bersaing suatu negara atau perusahaan...

Kilang Minyak (Ilustrasi/Umsplash/maksym kaharlytsky)
EKONOMIEnergiGLOBALKawasan Global

UEA Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya pada Harga Minyak?

JAKARTA, Bisnistoday - Konflik di Timur Tengah telah berdampak pada organisasi negara-negara...

Dirjen Intram
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Biaya Logistik Masih Tinggi, Kemenhub Genjot Multimoda dan Digitalisasi

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda...

Mou Pengembangan Bioetanol (dok PTPN)
EKONOMIEnergi

Kementan dan ESDM Percepat Hilirisasi Pertanian dan Energi

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam mempercepat program hilirisasi pertanian...