Perjalanan saya ke Singaraja dan Gondol Bali tidak saya sia siakan untuk mampir ke Danau Bedugul.
Ditemani sahabat saya Edi Saputra, sesama alumni SMAN 3 Bukittinggi, kami menelusuri Bali dari ujung Selatan sampai Utara.
Sahabat saya ini kebetulan sedang bermukim di Denpasar untuk menyelesaikan proyek propertinya Bale Dame di kawasan Sanur untuk dua tahun ke depan.
Bali memang menyimpan berbagai keindahan alam yang menarik serta memanjakan mata.
Diantaranya Danau Bedugul. Danau ini memiliki sejarah yang menarik di balik keindahannya yang kerap jadi tujuan wisata tersebut.
Buku Indonesia Nan Indah: Danau dan Waduk, W. Setya R., (2020:37), menceritakan bahwa Danau Bedugul memiliki nama asli Danau Beratan. Namun, nama yang populer di kalangan wisatawan adalah Danau Bedugul karena lokasinya yang ada di kawasan Bedugul, Kabupaten Tabanan, Bali.
Selain ada pemandangan yang indah, Danau Bedugul juga memiliki sejarah menarik. Salah satu sejarah Danau Bedugul menyebutkan bahwa Bedugul diambil dari kata “Bedug” dan “Kul”. Kata “Bedug” menggambarkan keberadaan warga yang memeluk agama Islam di sekitar Bedugul.
Sementara kata “Kul” diambil dari kul-kul yang merupakan alat komunikasi tradisional Bali yang fungsinya hampir sama dengan bedug. Penggabungan dua kata itulah yang kemudian menjadikan nama daerah tersebut menjadi Bedugul.
Namun sejarah lain menyebutkan bahwa pada zaman kuno terdahulu ada seorang raja yang sedang mandi di Danau Beratan. Namun, secara tidak sengaja raja tersebut terlihat oleh penduduk. Kemudian para penduduk pun mengatakan bahwa bedogol sang raja terlihat.
Dari situlah, muncul kata bedugul yang menjadi nama dari kawasan tersebut. Seiring berjalannya waktu, nama Danau Beratan yang telah ada juga lebih dikenal sebagai Danau Bedugul oleh banyak wisatawan.
Sebagai destinasi wisata, Danau Bedugul juga memiliki beragam daya tarik yang mampu memikat para wisatawan untuk berkunjung. Daya tarik yang pertama adalah adanya udara segar dan sejuk.
Udara yang segar tersebut bisa dirasakan oleh wisatawan saat berkunjung ke Bedugul. Lokasinya yang ada di pegunungan membuat udara di sana lebih segar dan sejuk dibanding wilayah lain di Bali.
Daya tarik lainnya dari Danau Bedugul adalah keberadaan Pura Ulun Danu yang ada di tengah Danau Beratan. Pura ini sangat ikonik dan kerap menjadi latar belakang dari foto yang diambil oleh para wisatawan.
Selain itu juga terdapat sebuah Mesjid yang sangat megah di atas bukit seberang jalan raya. Di Bedugul, warga yang memeluk Agama Islam cukup banyak.
Sambil menikmati keindahan pemandangan dan udara yang sejuk di sana, kami menikmati jagung bakar dari pinggul danau.








































