www.bisnistoday.co.id
Minggu , 4 Oktober 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Semen Merah Putih Makin Kokoh Kembangkan Pasar
Ekonomi & Bisnis

Semen Merah Putih Makin Kokoh Kembangkan Pasar

Surindro
DIREKTUR KOMERSIAL PT. Cemindo Gemilang Tbk. Surindro Kalbu Adi kepada media di Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Cemindo Gemilang Tbk sebagai manjamen yang mengelola produk Semen Merah Putih, meyakini pasar semen mulai bertumbuh di akhir tahun. Dari sisi pasar, bahwa Semen Merah Putih berada di posisi ketiga terkokoh dalam market share semen di Indonesia.

“Kita sekarang berada di urutan ketiga market share. Sekitar 8 persen komposisinya, dan terpaut tipis dengan pesaing atau sekitar 0,1-0,2 persen saja. Jadi top three dalam industri,” ungkap Commercial Director PT. Cemindo Gemilang Tbk. Surindro Kalbu Adi kepada media di Jakarta, Selasa (6/5).

Surindro mengatakan, dalam dua tahun terakhir saat memasuki pandemic, ketika industri mengalami tekanan pasar, malah Semen Merah Putih mampu bertumbuh, selama dua tahun terakhir. “tahun 2021 tumbuh, dan 2023 tumbuh 28 persen, dan tahun 2024 ini, merupkan tahun konsolidasi. Kita ingin tumbuh dengan smart tidak bermain harga,” tegasnya.

PT Cemindo Gemilang sudah cukup lama menjalani bisnis bidang semen, atau sekitar 12 tahun. Sekarang, sudah memiliki berbagai brand dan operasional, bahkan juga di luar negeri seperti di Vietnam. “Tahun lalu kita take over di Madagaskar, melalui Cemindo Investment,” ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, Cemindo Gemilinag terus mengembangkan produk semen yang terpioneer adalah semen merah putih water sheil , hingga produk ekonomis seperti semen patriot dengan derivasi produk 7-8 bentuk. “Produk range kita sangat mumpuni dengan didukung lebih dari 3 ribu karyawan.”

Produk seperti semen viper contohnya, sangat tepat digunakan untuk konstruksi jalan tol yang memiliki trafik tinggi. Dengan semen water shiil ini, dapat mongering paling lama 3 jam usai digunakan.”Ini baru pertama kali, sedangkan produk lain sekitar 8 jam, dan kami terus lakukan riset bagaimana bisa diturunkan hingga 1 jam sudah kering.”

Bidang mendukung pengurangan emisi karbon, menurut Surendro, bahwa dalam pengolahan semen merah putih tidak menggunakan lagi BBM fosil, namun keseluruhan menggunakan mesin bertenaga listrik. “Ini semua, sebenarnya yang menggerakkan adalah para talent muda.”/

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

Prospek Bisnis Umrah dan Haji Makin Cerah, Travel Jannah Firdaus Selenggarakan Ribuan Jemaah Manasik

JAKARTA, Bisnistoday.co.id-Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, saat ini Indonesia...

Ekonomi & Bisnis

Dua Hari Operasi Tanpa Tarif, Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Layani 24 Ribu Kendaraan

PROBOLINGGO, Bisnistoday.co.id - PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) mencatat sebanyak 24.914 kendaraan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

OJK Tetapkan Perlakuan Khusus Kredit Bagi Debitur Terdampak Bencana di NTT

JAKARTA, Bisnistoday - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan perlakuan khusus atas kredit/pembiayaan...

Menteri Perindustrian
Ekonomi & Bisnis

Menperin Sarmuji: Industri Tumpuan Daya Ungkit Pertumbuhan Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan sektor industri merupakan tumpuan...