www.bisnistoday.co.id
Senin , 17 Agustus 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Semen Merah Putih Makin Kokoh Kembangkan Pasar
Ekonomi & Bisnis

Semen Merah Putih Makin Kokoh Kembangkan Pasar

Surindro
DIREKTUR KOMERSIAL PT. Cemindo Gemilang Tbk. Surindro Kalbu Adi kepada media di Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Cemindo Gemilang Tbk sebagai manjamen yang mengelola produk Semen Merah Putih, meyakini pasar semen mulai bertumbuh di akhir tahun. Dari sisi pasar, bahwa Semen Merah Putih berada di posisi ketiga terkokoh dalam market share semen di Indonesia.

“Kita sekarang berada di urutan ketiga market share. Sekitar 8 persen komposisinya, dan terpaut tipis dengan pesaing atau sekitar 0,1-0,2 persen saja. Jadi top three dalam industri,” ungkap Commercial Director PT. Cemindo Gemilang Tbk. Surindro Kalbu Adi kepada media di Jakarta, Selasa (6/5).

Surindro mengatakan, dalam dua tahun terakhir saat memasuki pandemic, ketika industri mengalami tekanan pasar, malah Semen Merah Putih mampu bertumbuh, selama dua tahun terakhir. “tahun 2021 tumbuh, dan 2023 tumbuh 28 persen, dan tahun 2024 ini, merupkan tahun konsolidasi. Kita ingin tumbuh dengan smart tidak bermain harga,” tegasnya.

PT Cemindo Gemilang sudah cukup lama menjalani bisnis bidang semen, atau sekitar 12 tahun. Sekarang, sudah memiliki berbagai brand dan operasional, bahkan juga di luar negeri seperti di Vietnam. “Tahun lalu kita take over di Madagaskar, melalui Cemindo Investment,” ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, Cemindo Gemilinag terus mengembangkan produk semen yang terpioneer adalah semen merah putih water sheil , hingga produk ekonomis seperti semen patriot dengan derivasi produk 7-8 bentuk. “Produk range kita sangat mumpuni dengan didukung lebih dari 3 ribu karyawan.”

Produk seperti semen viper contohnya, sangat tepat digunakan untuk konstruksi jalan tol yang memiliki trafik tinggi. Dengan semen water shiil ini, dapat mongering paling lama 3 jam usai digunakan.”Ini baru pertama kali, sedangkan produk lain sekitar 8 jam, dan kami terus lakukan riset bagaimana bisa diturunkan hingga 1 jam sudah kering.”

Bidang mendukung pengurangan emisi karbon, menurut Surendro, bahwa dalam pengolahan semen merah putih tidak menggunakan lagi BBM fosil, namun keseluruhan menggunakan mesin bertenaga listrik. “Ini semua, sebenarnya yang menggerakkan adalah para talent muda.”/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kawasan Hunian
Ekonomi & Bisnis

KAI Bersiap Garap Penyediaan Hunian Terjangkau di Pusat Kota Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday -  PT Kereta Api Indonesia (Persero) bakal menggarap penyediaan hunian...

Papua Selatan
Ekonomi & Bisnis

Kementerian PU Bangun Infrastruktur Irigasi dan Pengelolaan Partisipatif di Papua Selatan

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) turut serta mewujudkan program swasembada...

Ekonomi & Bisnis

Menkop dan Menteri LH Sepakat Koperasi Berpotensi Garap Perdagangan Karbon

JAKARTA, Bisnistoday —  Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat...

Kecerdasan Buatan Diprediksi Ciptakan Turbulensi di Pasar Kerja (Dok: Igor Omilaev)
Ekonomi & BisnisOtomotif & Tekno

Betulkah AI Ciptakan Turbulensi di Pasar Kerja?

JAKARTA, Bisnistoday – Tanggapan terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) umumnya suram....