www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Hukum KPK Mesti Selidiki Pembelian Baju Dinas DPRD DKI Jakarta
Hukum

KPK Mesti Selidiki Pembelian Baju Dinas DPRD DKI Jakarta

Gedung DPRD
GEDUNG DPRD DKI Jakarta di Jl. Kebon Sirih, Jakpus./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pada akhir tahun 2023 antara rentang waktu dari bulan September sampai November, para anggota DPRD ketiban reziki nomplok. Mereka sepertinya mendapat jatah baju baru atau pakaian dinas dan atribut dari sekretariat DPRD Provinsi DKI Jakarta.

“Tidak main – main sekretariat DPRD memborong pakaian dinas dan atribut anggota DPRD DKI sebesar Rp1,8 miliar. Tentu realisasi anggaran ini buat mereka bisa dianggap kecil.

Namun buat rakyat kecil, membeli baju baru untuk anggota dewan yang diambil dari duit pajak dengan anggaran miliaran rupiah sudah sangat gede dan mahal sekali,” ungkap Uchok Sky Khadafi, Direktur Eksekutif Centre For Budget Analysis (CBA) di Jakarta, Jumat (17/5).

Apalagi, lanjut Uchok, kalau disimulasikan anggaran sebesar Rp1,8 miliar, lalu dibagi-bagi kepada 106 anggota DPRD DKI. Maka setiap anggota dewan akan mendapat harga baju baru atau pakaian dinas dan atribut sebesar Rp17 juta lebih untuk satu orang. Dan harga baju baru ini sudah terlalu, alias tidak masuk akal bagi orang orang yang waras.

“Dan jatah baju baru anggota DPRD ini sungguh sangat lucu. Masa sih, seorang anggota dewan sudah punya gaji gede dan fasilitas pendukung lainnya, tidak punya duit untuk beli pakaian dinas beserta artibutnya.”

Atau mentang-mentang mereka punya otoritas dalam mengelola anggaran daerah, bisa seenaknya saja membuat program dan anggaran buat diri sendiri untuk membeli baju baru dari APBD DKI Jakarta sesuai dengan selera mereka.

“Kelakuan DPRD seperti ini benar – benar tidak punya rasa malu. Pengen fasilitas apapun tanpa malu – malu tinggal ambil dari uang negara. Padahal yang namanya duit negara bukan punya anggota dewan. Tetapi duit negara itu, ya punya rakyat.”

Maka untuk itu, Uchok menegaskan, CBA meminta kepada KPK menggandeng auditor negara untuk menelisik realisasi anggaran sebesar Rp1,8 miliar untuk pakaian dinas dan atribut baru anggota dewan DPRD DKI Jakarta.

“Pentingnya kehadiran auditor negara untuk segera melakukan audit investigasi atas baju baru anggota dewan ini. Dengan audit investigasi agar bisa membongkar kualitas, jumlah dan harga perstel baju baru tersebut untuk menjaga uang negara tidak bocor, bocor, bocor.”/

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Penyerahan-Aset-Sitaan-Kejari-Indramayu.
Hukum

LPS Terima Hasil Sitaan dari Kejari Indramayu

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu menyerahkan secara resmi uang hasil...

Hukum

BPA dan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Salurkan Dana Pemulihan Korban KSP Indosurya Tahap I Senilai Rp229,4 Miliar

JAKARTA, Bisnistoday - Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Republik Indonesia bersama Kejaksaan...

Presiden Prabowo
Hukum

JPPI Soroti Dua Putusan MK soal Pendidikan yang Belum Tuntas di Era Prabowo

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Jaringan Pemantau...

Gedung KPK/ant
Hukum

OTT KPK di BNPB: Sorotan terhadap Integritas Tata Kelola Penanggulangan Bencana

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan...