www.bisnistoday.co.id
Selasa , 29 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Perusahaan Hiburan Malam Milik Wulan Guritno Resmi “Go Public”
BURSA & KORPORASI

Perusahaan Hiburan Malam Milik Wulan Guritno Resmi “Go Public”

Perusahaan yang bergerak di bidang hiburan malam berbasis restoran milik Wulan Guritno resmi lepas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/5)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- PT Lima Dua Lima Tiga Tbk, perusahaan pengelola tempat hiburan malam berbasis restoran resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum saham perdana (IPO) di Jakarta, Rabu (5/5).

Emiten berkode saham LUCY itu melepas 337,5 juta lembar saham atau 32,61 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp100 per saham sehingga total dana yang diperoleh perseroan sebanyak Rp33,75 miliar.

“Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum perdana saham ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek, seluruhnya akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja, pembayaran sewa gerai dan kegiatan operasional seluruh gerai, proses rekrutmen, pengelolaan sumber daya manusia, pelatihan karyawan, pengembangan sistem yang terintegrasi untuk pengelolaan gerai, biaya pemasaran yang dibutuhkan untuk tujuh gerai baru, dan renovasi gerai Lucy In the Sky di SCBD,” kata Direktur Utama PT Lima Dua Lima Tiga Tbk, Andaru Tahir.

Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak 236,25 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak 33,87 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum perdana saham disampaikan.

Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal penjatahan.

Setiap pemegang 10 saham baru perseroan berhak memperoleh tujuh Waran Seri I dimana setiap satu Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel.

Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan dibantu oleh penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Indo Capital Sekuritas.

Di awal 2020, industri dikejutkan dengan maraknya kasus COVID-19 yang menyebabkan semakin banyak bisnis yang tidak berkembang. Melalui Lucy in The sky, sebagai pelopor ruang roof top di bidang makanan dan minuman, perseroan mengklaim mampu mempertahankan bisnis yang terus berjalan baik hingga saat ini.

Selain Jakarta, terdapat tiga titik kota besar lain di Indonesia yaitu Surabaya, Bandung, dan Bali yang masih dalam proses perencanaan untuk pembukaan gerai dengan target pembukaan gerai di semester II 2022.

Saat ini, perseroan sedang dalam proses negosiasi dengan pemilik tempat di Senopati, Little Tokyo Blok M, PIK 2, dan Sarinah, sedangkan di Surabaya, Bandung, dan Bali sedang melakukan, perencanaan desain, dan juga studi pasar.

Perseroan meyakini, penambahan outlet di beberapa kota di Indonesia ke depan akan terus bertumbuh sejalan dengan meningkatnya permintaan masyarakat akan hiburan di tengah kota yang aman dan nyaman.

Dalam perdagangan perdananya, saham LUCY terpantau naik 10 poin atau 10 persen menjadi Rp110 per saham./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan dari The Infobank Insurance Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Asuransi BRI Life Raih Enam Penghargaan TADEA 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih enam penghargaan dalam ajang...