www.bisnistoday.co.id
Jumat , 4 September 2026
Home EKONOMI Sektor Riil Kampus Geologi Luk Ulo dan Rusun Karang Sambung, Kebumen Diresmikan
Sektor Riil

Kampus Geologi Luk Ulo dan Rusun Karang Sambung, Kebumen Diresmikan

Social Media

KEBUMEN, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan Kampus Geologi Luk Ulo dan Rumah Susun (rusun) Yayasan Pendidikan Geologi Karang Sambung di Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (13/110).

Menteri Basuki berharap dengan adanya kedua fasilitas yang telah dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai ini dapat membantu meningkatkan kaliber pendidikan geologi di Indonesia menjadi lebih baik lagi.

“Mahasiswa sekarang harus bisa lebih baik hasilnya daripada kami generasi sebelumnya. Saya juga ingin mengusulkan membuat program bukan hanya untuk mahasiswa, tapi juga untuk SMP dan SMA agar mereka mengetahui ilmu geologi ini,” ujarnya.

Sebagai bagian dari Cagar Alam Nasional Geologi, Kompleks Karang Sambung bisa diibaratkan sebagai miniatur geologi Indonesia karena mengandung berbagai kekayaan dan fenomena geologi unik yang jarang ditemukan di tempat lainnya, bahkan di dunia. Pembangunan Kampus Geologi Luk Ulo sebagai laboratorium alam geologi yang representatif bertujuan untuk mendukung proses belajar para mahasiswa geologi dan para peneliti ilmu kebumian.

Kampus dengan luas lahan 3,7 Ha dan luas bangunan 7.038 m2 ini terbagi menjadi 4 zona. Zona A terdiri dari lobby, ruang eksibisi, perpustakaan, ruang virtual, dan auditorium. Zona B terdiri dari ruang pusat informasi, ruang pengelola, kantin/mess hall, laboratorium geologi, cafe, ruang serbaguna, dan masjid.

Kemudian Zona C terdiri dari asrama dosen, ruang rapat dosen, dan ruang cuci dan jemur. Zona D merupakan area untuk glamping. Pembangunannya dilakukan selama 10 bulan pada September 2023-Juli 2024 oleh PT. Nindya Karya dengan biaya Rp79,6 miliar.

Sedangkan Rusun Yayasan Pendidikan Geologi Karangsambung dibangun sebagai hunian mahasiswa program kuliah lapangan dari Prodi Geologi dari berbagai universitas serta masyarakat umum yang berminat khusus pada ilmu kebumian. Pembangunannya dilaksanakan pada tahun 2022-2023 dengan biaya Rp14,13 miliar.

Rusun ini terdiri dari 1 tower setinggi 3 lantai dengan 43 unit hunian tipe 24 (41 unit standar dan 2 unit difabel) berkapasitas total 168 orang. Setiap hunian juga telah dilengkapi dengan mebel yang terdiri dari 2 unit dipan susun, 2 unit lemari, dan 4 unit meja kursi. Khusus untuk unit hunian difabel terdiri dari 2 unit dipan tunggal, 2 unit lemari, dan 2 unit meja kursi 2 unit.

Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Geologi Karang Sambung Nanang Abdul Manaf mengatakan kampus ini sudah digunakan sejak Februari 2024 oleh 604 mahasiswa geologi, termasuk dari Universitas Trengganu Malaysia.

“Kami berkomitmen akan memaksimalkan penggunaan kampus ini semaksimal mungkin. Selain kegiatan lapangan dan pendidikan geologi, kami juga ingin memanfaatkan sebagai training dan research center, tempat kegiatan workshop dan seminar, dan untuk sertifikasi yang dibutuhkan industri geologi,” katanya. //

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Dr Nicolaas Warouw (kiri) dan Dr Andi Achdian seusai acara diskusi di Universitas Nasional, Rabu (26/8/2026) (foto: Adi)
Sektor Riil

Mencari Bentuk Baru Solidaritas Kelas Pekerja

JAKARTA, Bisnistoday - Perubahan dunia kerja menghadirkan persoalan baru bagi politik kelas...

Peserta Roundtable Discussion “Mewujudkan Aksi Kolaborasi Ekonomi Sirkular dalam Rantai Nilai TPT. (dok:Ist)
Sektor Riil

Percepat Ekonomi Sirkular, Pelaku Rantai Nilai Tekstil Dorong Kolaborasi

JAKARTA, Bisnistoday – Para pelaku industru tekstil yang tergabung dalam Indonesia Business...

Sektor Riil

IM3 Hadirkan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

JAKARTA, Bisnistoday – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3...

Sektor Riil

Resmi Berlakukan Mandatori B50, Prabowo Klaim Indonesia Stop Impor Solar Bulan Ini

JAKARTA - Pemerintah secara resmi mengumumkan penghentian total kebijakan impor Bahan Bakar...