www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Mendikdasmen Dorong Lulusan SMK Perkuat Pendidikan Vokasi
Humaniora

Mendikdasmen Dorong Lulusan SMK Perkuat Pendidikan Vokasi

Menteri Mufti
MENDIKDASMEN, Abdul Mu'ti./
Social Media

PALEMBANG, Bisnistoday – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran strategis dalam mempersiapkan lulusan dengan kompetensi yang relevan dengan dunia kerja. Untuk itu, sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melakukan kunjungan kerja ke SMK Muhammadiyah 3 Palembang, Jumat (1/11).

Mendikdasmen menyampaikan apresiasi terhadap SMK Muhammadiyah 3 Palembang yang ditetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan. “Sekolah ini merupakan contoh bagaimana SMK dapat menjadi lembaga atau satuan pendidikan yang menyiapkan anak-anak kita masuk ke dunia kerja. Tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri,” ucapnya.

Ia pun menyinggung rencana program dengan Kementerian Ketenagakerjaan, “Saya sudah sempat bicara dengan Menteri Ketenagakerjaan terkait program SMK, di antaranya adalah pelatihan dan afirmasi untuk pengiriman kerja di luar negeri.”

Dalam kunjungannya, Mendikdasmen menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan para murid di kelas, menyaksikan mereka melakukan praktik percakapan dalam bahasa Inggris dan Jepang. Ia turut memotivasi para murid agar tetap semangat dalam belajar dan terus mengasah keterampilan mereka.

Dialog Pendidikan dengan Guru

Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Mendikdasmen untuk berdialog langsung dengan para guru SMK Muhammadiyah 3 Palembang. Mereka menyampaikan beberapa harapan dan masukan terkait tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan. Dialog pendidikan ini melibatkan unsur pemerintah daerah, dinas pendidikan Sumatra Selatan, tokoh Muhammadiyah, dan warga sekolah SMK Muhammadiyah 3.

Mendikdasmen menyoroti tiga isu penting terkait guru agama, yaitu pembinaan, jumlah guru, dan pengembangan karir. “Ketiga hal ini akan menjadi perhatian kami dan akan kami bicarakan lebih lanjut dengan Kementerian Agama,” ujar Mu’ti.

Selain itu, Mendikdasmen mengungkapkan rencana untuk menghidupkan kembali pendidikan berbasis masyarakat dan pendidikan nonformal, guna memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membangun karakter siswa. “Komunikasi antara sekolah dan orang tua perlu dibangun, terutama melalui program parenting, sehingga pembinaan karakter siswa dapat terjalin baik di sekolah maupun di lingkungan rumah,” jelasnya. Ia juga berharap peran media turut serta dalam membangun karakter generasi muda melalui pendidikan yang positif.

Terkait ketersediaan lahan, Mendikdasmen menyampaikan, “Salah satu masalah dalam penyelenggaraan pendidikan adalah tentang ketersediaan lahan. Untuk itu, kami berusaha agar realisasi dari pembangunan sarana prasarana fisik dapat dilakukan dengan cara swakelola., supaya lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan. Hal ini juga harus dikoordinasikan dengan unsur pemerintah daerah.”/

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lawang Sewu
Humaniora

Mengenal Warisan Perkeretaapian Melalui Petilasan Lawang Sewu dan Museum Ambarawa

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Melalui Rail Heritage Forum 2026 di Lawang Sewu, KAI...

Tes TKA
Humaniora

Gelombang Pertama TKA SMA/SMK 2026 Tuntas, Diikuti Lebih dari 1,6 Juta Murid

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menuntaskan pelaksanaan...

Mendikdasmen
Humaniora

Puncak Bulan Bahasa 2026, Kemendikdasmen Luncurkan 16 Produk Bahasa-Sastra dan 2 Program Wiyata Kinarya

JAKARTA, Bisnistoday.co.id— Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan...

Wamendikdasmen
Humaniora

Momentum Sumpah Pemuda, Wamendikdasmen Fajar Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Pendidikan karakter perlu dibangun sejak dini melalui keterlibatan keluarga,...