www.bisnistoday.co.id
Rabu , 26 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Mendikdasmen Dorong Lulusan SMK Perkuat Pendidikan Vokasi
Humaniora

Mendikdasmen Dorong Lulusan SMK Perkuat Pendidikan Vokasi

Menteri Mufti
MENDIKDASMEN, Abdul Mu'ti./
Social Media

PALEMBANG, Bisnistoday – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran strategis dalam mempersiapkan lulusan dengan kompetensi yang relevan dengan dunia kerja. Untuk itu, sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melakukan kunjungan kerja ke SMK Muhammadiyah 3 Palembang, Jumat (1/11).

Mendikdasmen menyampaikan apresiasi terhadap SMK Muhammadiyah 3 Palembang yang ditetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan. “Sekolah ini merupakan contoh bagaimana SMK dapat menjadi lembaga atau satuan pendidikan yang menyiapkan anak-anak kita masuk ke dunia kerja. Tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri,” ucapnya.

Ia pun menyinggung rencana program dengan Kementerian Ketenagakerjaan, “Saya sudah sempat bicara dengan Menteri Ketenagakerjaan terkait program SMK, di antaranya adalah pelatihan dan afirmasi untuk pengiriman kerja di luar negeri.”

Dalam kunjungannya, Mendikdasmen menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan para murid di kelas, menyaksikan mereka melakukan praktik percakapan dalam bahasa Inggris dan Jepang. Ia turut memotivasi para murid agar tetap semangat dalam belajar dan terus mengasah keterampilan mereka.

Dialog Pendidikan dengan Guru

Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Mendikdasmen untuk berdialog langsung dengan para guru SMK Muhammadiyah 3 Palembang. Mereka menyampaikan beberapa harapan dan masukan terkait tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan. Dialog pendidikan ini melibatkan unsur pemerintah daerah, dinas pendidikan Sumatra Selatan, tokoh Muhammadiyah, dan warga sekolah SMK Muhammadiyah 3.

Mendikdasmen menyoroti tiga isu penting terkait guru agama, yaitu pembinaan, jumlah guru, dan pengembangan karir. “Ketiga hal ini akan menjadi perhatian kami dan akan kami bicarakan lebih lanjut dengan Kementerian Agama,” ujar Mu’ti.

Selain itu, Mendikdasmen mengungkapkan rencana untuk menghidupkan kembali pendidikan berbasis masyarakat dan pendidikan nonformal, guna memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membangun karakter siswa. “Komunikasi antara sekolah dan orang tua perlu dibangun, terutama melalui program parenting, sehingga pembinaan karakter siswa dapat terjalin baik di sekolah maupun di lingkungan rumah,” jelasnya. Ia juga berharap peran media turut serta dalam membangun karakter generasi muda melalui pendidikan yang positif.

Terkait ketersediaan lahan, Mendikdasmen menyampaikan, “Salah satu masalah dalam penyelenggaraan pendidikan adalah tentang ketersediaan lahan. Untuk itu, kami berusaha agar realisasi dari pembangunan sarana prasarana fisik dapat dilakukan dengan cara swakelola., supaya lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan. Hal ini juga harus dikoordinasikan dengan unsur pemerintah daerah.”/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Wisuda UPI
Humaniora

Dana Hasil Program Mandiri Seleksi Masuk PTN Harus Diaudit Investigatif

JAKARTA Bisnistoday - Kasus operasi tangkap tangan KPK terhadap Rektor Universitas Jenderal...

Humaniora

Penipuan Digital Kian Canggih, Pahami Modusnya !

JAKARTA, Bisnistoday - Puluhan tahun berkecimpung sebagai wartawan, Yudo Dahono karib dengan...

Humaniora

Perpustakaan Inspiratif Kementan, UPT Pelatihan Raih Peringkat I

JAKARTA, Bisnistoday - Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang kembali menorehkan prestasi...

Humaniora

Business Delegation for Education Services in Indonesia 2026, Perkuat Kerja Sama Pendidikan Thailand – Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday - Thai Trade Center, di bawah Department of International Trade...