BOGOR, Bisnistoday – Perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke -17, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) berlangsung meriah. Sejumlah tokoh pemerintahan dan pimpinan partai hadir di acara, termasuk Mantan Presiden Joko Widodo yang hadir di Gedung SICC, Sentul, Bogor, Sabtu (15/2).
Dalam acara megah ini, Mantan Presiden Jokowi dalam acara tersebut memuji dukungan approval Pemerintahan Presiden Prabowo dan Gibran Rakabumingraka yang sangat kuat baik hasil survei serta dukungan parlemen yang mendekati angka mutlak.
“Karena kepemimpinan dan determinasi sangat tinggi. Coba sekali-kali salahin Pak Prabowo tak berani! Yang jadi sasaran….yang jadi sasaran adalah Jokowi, karena saking kuatnya bapak Prabowo. Dikit-dikit yang salah Jokowi, Dikit-dikit yang salah Jokowi, Dikit-dikit yang sama Jokowi,” ungkap Presiden RI periode 2014-2024 ini, saat acara Puncak HUT Partai Gerindra di SICC, Bogor, Sabtu (15/2).
Mantan Presiden ini, mengaku sebenarnya enggan memberikan sambutan di HUT Gerindra di Bogor. Hanya saja, Jokowi mengatakan bahwa menurut Sekjen Partai Gerinda, Ahmad Muzani yang memerintah Presiden Prabowo sehingga tidak bisa menolak. “Siap perintah Panglima Tertinggi,”ucap secara non formal.
Lebih lanjut, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengutarakan, bahwa Presiden Prabowo mendapat approval rating tinggi. Sementara, menurutnya dibandingkan ketika Mantan Presiden Jokowi saat awal pemerintahan hanya mengantongi rating 62%, kemudian setelah penetapan kenaikan Harga BBM, rating melorot menjadi 52%.
“Sekarang saya bandingkan dengan approval Presiden Prabowo, seratus hari kemarin survei kinerja capai 80,9%. Dukungan parleman juga diatas 80%. Artinya apa? Dukungan rakyat kuat sekali, dukungan politik parleman sangat kuat. Saya katakana, Presiden dengan dukungan terkuat baik dari rakyat maupun dari DPR,” urai Mantan Wali Kota Solo ini.
Bahkan, Mantan Presiden Jokowi menambahkan, bahwa dukungan Presiden Prabowo Subianto terkuat dibanding presiden-presiden negara lain di dunia. “Mereka tak sekuat dukungan Presiden Prabowo.”
Dengan approval rating tinggi, lanjut Jokowi, dirinya meyakini bahwa program-program yang telah direncanan dapat terealisasi dengan baik. Begitupun, Ia meyakini bahwa Partai Gelora akan semakin besar.
Disisi lain, Jokowi mengandaikan gaya kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang namanya Gerindra, mirip seperti “Gerindo” dalam Bahasa Jawa. Bagi koleganya yang bisa diperhalus maka akan dibalas sangat halus. “ Tapi seperti gerido, bagi yang tidak bisa dihaluskan? kata Jokowi sambil mengisyaratkan tanganya memotong.
Kendati begitu, tambah Mantan Presiden Jokowi juga mengagumi gaya kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pasca ditetapkan menjadi Presiden RI, maka terus merangkul lawan politiknya. “Kepemimpinan Pak Prabowo ini unik dan bagus untuk negara kita./










































