www.bisnistoday.co.id
Senin , 10 Agustus 2026
Home HEADLINE NEWS Tarif Impor AS Sebesar 25% Terhadap Kanada dan Meksiko Berpeluang Picu Inflasi
HEADLINE NEWS

Tarif Impor AS Sebesar 25% Terhadap Kanada dan Meksiko Berpeluang Picu Inflasi

Rully Arya Wisnubroto
Rully Arya Wisnubroto, Senior Economist Mirae Asset Sekuritas./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi pengenaan tarif terhadap barang-barang impor dari Kanada dan Meksiko sebesar 25%. Trump dikabarkan telah memutuskan untuk menaikkan tarif impor dari Tiongkok menjadi 20% yang juga akan mulai efektif hari ini. Bahkan, masih ada kemungkinan tarif impor dari Tiongkok akan kembali dinaikkan bila Tiongkok melakukan retaliasi.

“Kebijakan yang dilakukan oleh Trump ini, menurut kami, justru sangat berpotensi untuk berdampak negatif terhadap perekonomian AS antara lain karena potensi kenaikan biaya produksi perusahaan, kenaikan inflasi, dan penurunan konsumsi masyarakat, dan penurunan kepercayaan konsumen,” ungkap Rully Arya Wisnubroto, Tim Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia di Jakarta, Selasa (4/3).

Sementara, menurut Rully, data ekonomi AS dalam beberapa pekan terakhir mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan, antara lain ditunjukkan oleh Michigan consumer sentiment index, existing home sales, dan S&P PMI yang lebih rendah dari ekspektasi. Selain itu, indikator Atlanta Fed kemarin menunjukkan kemungkinan terjadi kontraksi ekonomi AS sebanyak 2,8% pada 1Q25.

“Perkembangan tersebut menyebabkan ekspektasi jumlah pemangkasan FFR meningkat menjadi 2,9, tertinggi sejak pertengahan Desember 2024, imbal hasil UST tenor 10 tahun turun menjadi 4,16%, dan indeks Dollar (DXY) turun menjadi 106,5,” urainya.

Disisi lain, Rully Arya memperkirakan hal ini dapat berdampak positif kepada Rupiah hari ini, dan imbal hasil SBN akan turun. Namun pelemahan signifikan Dow Jones dan S&P500 berpotensi untuk menimbulkan koreksi IHSG hari ini menyusul penguatan tajam sebesar 4% kemarin.

Tim Mirae Asset Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHG) pada perdagangan Selasa (4/3), IHSG diperkirakan bergerak konsolidasi, dengan rentang perdagangan di level 6,479 hingga 6,585. Support di level 6,350./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Tol Solo Klaten
HEADLINE NEWS

Asosiasi Jalan Tol Bakal Kupas Tuntas Model Baru Pembiayaan Tol

JAKARTA, Bisnistoday – Asosiasi Tol Indonesia (ATI) bakal membahas tuntas mengenai model...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
HEADLINE NEWS

Kejar Pertumbuhan Seperti Vietnam, Orientasi Ekonomi Mesti Fokus ‘Outward Looking’

JAKARTA, Bisnistoday – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal II 2026 tercatat 5,29%...

Forum BRICS
HEADLINE NEWS

Mendag Busan Angkat Pembiayaan UMKM dalam Forum BRICS TMM

JAKARTA, Bisnistoday -  Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menegaskan pentingnya sistem perdagangan...

Pasar Saham
HEADLINE NEWS

Tekanan Global dan Domestik Belum Mereda, Ekonom Menyakini Fundamental Ekonomi Indonesia Relatif Kuat

JAKARTA, Bisnistoday – Ekonom meyakini kondisi fundamental perekonomian Indonesia relative kuat, ditengah...