www.bisnistoday.co.id
Minggu , 6 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Tingkatkan Angka Melek Al-Quran, Dana Abadi Literasi Al-Quran Resmi Diluncurkan
Humaniora

Tingkatkan Angka Melek Al-Quran, Dana Abadi Literasi Al-Quran Resmi Diluncurkan

Gerakan DALA
Hj. Deva Rachman, Ketua Gerakan DALA./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Data kemampuan baca Al-quran, di Indonesia relatif sangat rendah atau hanya sekitar 72,25% saja dari keseluruhan umat muslim di Indonesia yang bisa membaca Al-Quran. Guna mendorong peningkatan angka melek Al-Quran umat muslim, Dana Abadi Literasi Al-Quran (DALA) resmi diluncurkan.

“Hampir mayoritas umat muslim di Indonesia belum bisa baca Al-quran. Kita membuat gerakan yang diharapkan lebih bermanfaat untuk memerangi buta aksara Al-quran. Melalui DALA diharapkan tingkat literasi Al-Quran dapat ditingkatkan,”ungkap Ambar Pramita, Ketua Pelaksana DALA, saat pelucuran ‘Dana Abadi Literasi Al-quran (DALA) di Masjid Istiglal, Jakarta, Jumat (14/3).

Ambar menambahkan, Indonesia merupakan negara muslim terbesar kedua di dunia. Seiring hadirnya DALA, diharapkan literasi Al-quran masyarakat khususnya umat muslim dapat ditingkatkan lebih cepat.”Gerakan DALA ini, diharapkan mampu menumbuhkan cinta kepada Al-quran, selain bermanfaat bagi kesejahteraan umat,” tuturnya.

Hj. Deva Rachman, Ketua Gerakan DALA mengharapkan umat muslim di Indonesia menggelorakan DALA. Dana abadi selain untuk mendorong peningkatan kesejahteraan umat muslim juga memperluas literasi Al-Quran. “Dana abadi diharapkan terus mendatangkan manfaat hingga Yaumul Qiyamah.”

Sementara, Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan mengutarakan, bahwa dana wakaf sangat berperan dalam pengembaga dunia pendidikan maupun ekonomi. Melalui dana wakaf sebuah negara bisa menopang sendi ekonomi dan pendidikan. “Beasiswa di Mesir, tidak sangka dibiayai melalui dana wakaf.”

Karena itu, Amirsyah mengajak dan berlomba semua umat Islam untuk menyisihkan dana bagi kesejahteraan umat. Pada hakekatnya, lanjut Amirsyah, seluruh harta yang dimiliki manusia adalah titipan Allah.”Harta itu sebenarnya bukan milik kita, tapi milik Allah, Selayaknya dapat dikembalikan melalui zakat, infag, shodagah ke jalan Allah,” urainya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mendikdasmen
Humaniora

Dampak Erupsi Anak Gunung Krakatau, Mendikdasmen Perintahkan Belajar Mengajar Disesuaikan Kondisi Setempat

JAKARTA, Bisnistoday – Kemendikdasmen memerintahkan kegiatan belajar mengajar untuk sekolah pada daerah...

Kemendikdasmen
Humaniora

Penandatanganan Komitmen Pusat dan Daerah Percepat Revitalisasi Satuan Pendidikan

JAKARTA, Bisnistoday  - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama pemerintah daerah...

PT Asuransi BRI Life
HumanioraNASIONAL & POLITIK

BRI Life Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di NTT

JAKARTA, Bisnistoday -  PT Asuransi BRI Life Tbk, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada  masyarakat...

Mahasiswa
Humaniora

Jalur Mandiri PTN Perlu Dievaluasi Total, Negara Harus Mengambil Kendali

JAKARTA, Bisnistoday - Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret pimpinan Universitas...