www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional PosIND Salurkan Bansos Program PKH dan Sembako ke 4,2 Juta Penerima Manfaat
Nasional

PosIND Salurkan Bansos Program PKH dan Sembako ke 4,2 Juta Penerima Manfaat

Bansos PKH
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Pos Indonesia (Persero) disebut juga PosIND menyalurkan bantuan kepada lebih dari 4,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dalam Triwulan I-2025 di seluruh Indonesia. Seperti tahun-tahun sebelumnya  bantuan sosial (bansos) yang sudah berjalan lebih dari 5 tahun, dan secara reguler bergulir hingga saat ini adalah bansos PKH yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.

Haris, Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia di Jakarta, Senin (17/3), memaparkan pernak pernik bisnis sekaligus kinerja yang dilakukan divisi Bisnis jasa Keuangan PosIND. “Untuk Triwulan I-2025 ini, Pos Indonesia memperoleh alokasi sebanyak lebih kurang 4,2 juta penerima manfaat. Dan itu kita mulai kemarin menjelang Ramadan di tanggal 21 Februari 2025. Dalam 10 hari, sejak tanggal  2 Maret kemarin kita telah berhasil menyalurkan sebanyak 3,5 juta keluarga penerima manfaat dengan total anggaran yang sudah kita salurkan sebanyak Rp2,6 triliun,” jelas Haris.

Menurut Haris, pencapaian ini menunjukkan komitmen kuat perusahaan dalam mendukung program pemerintah, meskipun terdapat tantangan di beberapa wilayah. “Jadi secara rata-rata, sesuai dengan target kita 10 hari pertama itu. Alhamdulillah kita sudah bisa menyalurkan 90 persen, kecuali untuk daerah Papua Barat. Karena memang kondisi daerah yang memang memaksa kita agak sedikit terlambat ya,” akunya.

Wilayah Jawa Terbesar

Lebih lanjut Haris menjelaskan, daerah di Jawa memang paling tinggi pencapaiannya. Khususnya Jawa Barat, menjadi wilayah dengan capaian tertinggi dalam realisasi penyaluran bansos yang dilakukan Pos Indonesia dibandingkan berbagai wilayah lain di Indonesia

“Kalau kita lihat data itu, Alhamdulillah yang paling tinggi capaiannya itu ada di daerah Jawa Barat. Jawa Barat itu mencapai 98 persen. Jadi posisi tanggal 2 itu mereka sudah bisa mencapai 98 persen. Karena memang kondisi daerah mendukung ya. Jawa Barat kita lihat transportasi dan sebagainya relatif lebih lancar. Sehingga Alhamdulillah di posisi yang teratas pada saat 2 Maret ke Maret 10 hari kita menyalurkan itu sudah ada di angka 98 persen,” kata Haris.

Situasi berbeda di belahan wilayah lain khususnya wilayah dengan topogragi wilayah pegunungan dan aksesibilitas yang terbatas, seperti di Papua. “Di Papua Barat itu memang kondisinya menantang ya, dengan kondisi geografis yang sulit diakses, sehingga pencapaiannya agak terlambat dibandingkan daerah lain,” kata Haris./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Dirjen Kemenaker
Nasional

Ketentuan BSU 2026, Pekerja Berhak Terima Bantuan Rp900 Ribu

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan ketentuan penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU)...

Kepala Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya Ferdinan Adinoto memimpin rapat koordinasi bersama Pejabat Pengawas untuk mengevaluasi kinerja dan meningkatkan pelayanan pertanahan.
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kantah Palangka Raya Perkuat Pengawasan Kinerja Internal

PALANGKA RAYA, Bisnistoday.co.id – Kepala Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya, Ferdinan Adinoto,...

Nasional

Kementan Perkuat Kompetensi Petani Kutai Barat, Dorong Transformasi Menuju Pertanian Modern

BINUANG , Bsnistoday.co.id - Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya...

Pencari Kerja
Nasional

Besok, Batas Akhir Lamar Lowongan MagangHub Batch 3

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan lulusan perguruan tinggi, lulusan pendidikan...