JAKARTA, Bisnistoday – Eskalasi kawasan Asia Selatan, terutama wilayah India dengan Pakistan terus memuncak. Perang India ini, menambah catatan ketegangan kawasan belahan dunia, selain Rusia-Ukraina maupun Israel-Palestina.
Dengan dalih membalas serangan dari India, pihak Pakistan menyatakan telah menembak jatuh lima jet tempur India. Hal tersebut disampaikan oleh menteri pertahanan Pakistan pada Rabu pagi waktu setempat (7/5).
“Pada jam ini, saya dapat mengonfirmasi bahwa setidaknya lima jet tempur India telah ditembak jatuh,” kata Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif.
Ia mengatakan, setelah “tembakan balasan bertubi-tubi” dari pihak Pakistan, militer India telah mengosongkan beberapa pos terdepannya di sepanjang Garis Kontrol (Line of Control) di Kashmir yang dikuasai India.
Disisi ini, Pakistan mengecam tindakan perang yang dilakukan India sebagai tidak beralasan dan terang-terangan, serta merupakan pelanggaran atas kedaulatan Pakistan.
Baca Juga : Cegah Perang Dunia III, Prabowo Disarankan Kembali Hidupkan Gerakan Non Blok
Sementara, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Shafqat Ali Khan menuding angkatan udara India telah melanggar kedaulatan Pakistan dengan menggunakan senjata jarak jauh (standoff weapon).
Serangan itu menargetkan penduduk sipil di seberang perbatasan internasional di distrik Bahawalpur dan Sheikhupura di Provinsi Punjab, Pakistan timur, serta distrik Muzaffarabad, Bagh, dan Kotli di wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan.
WNI Diminta Waspada
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mendesak India dan Pakistan untuk dapat menahan diri dan mengutamakan dialog untuk menyelesaikan krisis. Menurut akun X resmi @Kemlu_RI di Jakarta, Rabu, Kemlu RI menyatakan Pemerintah Indonesia terus mengamati perkembangan situasi antara India dan Pakistan.
Kemlu RI juga mengimbau agar WNI yang berada di India dan Pakistan untuk tetap waspada dan menghindari bepergian ke wilayah terdampak dan tempat-tempat yang mungkin menjadi sasaran konflik.
India pada Selasa malam (6/5) mengatakan pihaknya telah menembakkan rudal ke kota-kota Pakistan dan sebagian wilayah Kashmir yang diperintah oleh Pakistan.Pada Rabu, Kedutaan Besar India di Jakarta menyampaikan bahwa serangan rudal yang dilakukan oleh India ke Pakistan pada Selasa (6/5) hanya menyerang kamp-kamp teroris yang sudah dikenal yang dijadikan target.
Eskalasi antara negara tetangga bersenjata nuklir itu terjadi setelah serangan 22 April di Jammu dan Kashmir yang dikelola India yang menewaskan 26 orang./Ant








































