www.bisnistoday.co.id
Jumat , 28 Agustus 2026
Home HEADLINE NEWS Harbolnas 2026, Mendag Busan Optimistis Nilai Transaksi Meningkat 5-10 Persen
HEADLINE NEWS

Harbolnas 2026, Mendag Busan Optimistis Nilai Transaksi Meningkat 5-10 Persen

Harbolnas 2026
Mendag Budi Santososaat hadir bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam “Kick-off Road to Harbolnas 2026” hari ini, Kamis, (27/8), di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Budi Santoso optimistis akan tercapainya peningkatan nilai transaksi belanja online tahun ini sebesar 5- 10 persen dari tahun lalu, seiring penyelenggaraan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Mendag mengajak kementerian, lembaga, dan para pemangku kepentingan untuk bersinergi menggaungkan program ini agar pelaksanaannya pada 10-16 Desember 2026 makin optimal.

Hal tersebut diungkapkan Mendag Busan saat hadir bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam “Kick-off Road to Harbolnas 2026” hari ini, Kamis, (27/8), di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Harbolnas tahun ini mengusung tagar #PilihLokalUntukNusantara sebagai ajakan bagi masyarakat untuk membeli produk dalam negeri dan mendukung pelaku usaha lokal, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami harap nilai transaksi pada Harbolnas 2026 dapat meningkat 5-10 persen dibandingkan capaian Harbolnas tahun lalu. Kami membuka peluang kolaborasi dengan kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam berbagai bentuk aktivasi, kampanye, maupun program promosi selama rangkaian Road to Harbolnas 2026 agar dapat semakin memperkuat gaung Harbolnas 2026,” kata Mendag Busan.

Mendag Busan juga menekankan, Harbolnas 2026 menjadi salah satu strategi pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV sekaligus menjadi stimulus peningkatan daya beli masyarakat menjelang akhir tahun. Ia pun berharap Harbolnas dapat terus dikembangkan hingga menjadi kampanye nasional yang melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan.

Tahun ini, Harbolnas 2026 memperluas cakupannya tidak hanya untuk barang, tetapi juga untuk produk jasa dan layanan jasa. Menurut Mendag Busan, strategi ini sejalan dengan perkembangan pemanfaatan platform digital oleh konsumen untuk memperoleh berbagai produk dan layanan jasa.

“Hal ini sejalan dengan perkembangan pemanfaatan platform digital oleh konsumen untuk memperoleh berbagai produk dan layanan jasa seperti akomodasi, tiket transportasi, dan lain sebagainya,” ungkap Mendag Busan.

Platform yang berpartisipasi pada Harbolnas 2026 juga turut diperluas dan tidak hanya terkonsentrasi di lokapasar (marketplace). Tahun ini, Harbolnas 2026 melibatkan lebih banyak platform dalam ekosistem perdagangan digital seperti Online Travel Agent (OTA), ride-hailing, social commerce, hingga berbagai platform perdagangan dan layanan digital./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

Investor Masih Cenderung “Wait and See” Menunggu Situasi Stabil

JAKARTA,  Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai investor masih cenderung...

Paemran G1
HEADLINE NEWS

Industri Makanan dan Minuman Dinilai Tetap Tangguh di Tengah Perubahan Ekonomi

JAKARTA, Bisnistoday — Industri makanan dan minuman (mamin) dinilai menjadi salah satu...

Survei ISEI
HEADLINE NEWS

Survei ISEI: Ekonom Optimistis Ekonomi Nasional, Tapi Daya Beli Masih Jadi Tantangan

JAKARTA, Bisnistoday - Optimisme terhadap perekonomian nasional ternyata lebih kuat di kalangan...

HEADLINE NEWS

Munas APKLI Perjuangan ke VI : Usaha Mikro dan PKL Jadi Pilar Ekonomi Bangsa

JAKARTA, Bisnistoday- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Prof. dr. Taruna...