PALEMBANG, Bisnistoday – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 PLN Icon Plus, Srikandi PLN Icon Plus SBU Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menggelar kegiatan inspiratif bertajuk “Srikandi Movement – Women Support Women” di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Gender Leading On Way (GLOW) with PLN Icon Plus: Dari Energi Jadi Empati, yang menekankan pentingnya kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di berbagai lini kehidupan.
Dalam momentum peringatan Hari Batik Nasional, para Srikandi PLN Icon Plus berkolaborasi dengan warga binaan melalui kegiatan pelatihan dan lomba membatik. Suasana hangat dan penuh semangat terasa ketika para peserta berkreasi dengan warna dan pola batik, dipandu oleh M. Sidiq, pemilik Ecoprint Jumputan Aditya Palembang.
Simbolisasi kegiatan dilakukan melalui sesi membatik bersama antara pihak Lapas dan PLN Icon Plus, yang diwakili oleh Hefri Redius, Kasubbag Tata Usaha Lapas Perempuan Palembang, dan Mohamad Yanuar Erdian Kusuma Romadhona, Manager Operasi, Pemeliharaan, dan Aset PLN Icon Plus SBU Sumbagsel.
Ketua Srikandi PLN Icon Plus SBU Regional Sumbagsel, Yenni Astri Damayanti, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat women support women serta bentuk kontribusi PLN Icon Plus dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 5: Kesetaraan Gender.
“Kami ingin menghadirkan energi empati melalui kegiatan sederhana namun bermakna. Semoga para warga binaan termotivasi untuk terus berkarya dan percaya diri. Energi perempuan itu kuat — ketika kita saling mendukung, kita mampu menyalakan perubahan positif,” ujar Yenni.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Icon Plus, sekaligus wujud nyata komitmen perusahaan dalam memperkuat peran perempuan di lingkungan kerja dan masyarakat.
Melalui kegiatan “Women Support Women”, PLN Icon Plus berharap semangat “Dari Energi Jadi Empati” terus menyala — bahwa energi sejati tak hanya menggerakkan teknologi, tetapi juga mampu menyentuh hati dan menginspirasi kehidupan, terutama bagi perempuan yang tengah berjuang membangun masa depan yang lebih baik.//


