www.bisnistoday.co.id
Jumat , 18 September 2026
Home EKONOMI SPBU Nelayan Perkuat Ekosistem Ekonomi Maritim Berbasis Koperasi
EKONOMIEkonomi & Bisnis

SPBU Nelayan Perkuat Ekosistem Ekonomi Maritim Berbasis Koperasi

Social Media

LAMPUNG TIMUR, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melakukan peletakan batu pertama pembangunan SPBU Nelayan milik KUD Bina Mina, di Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Rabu (12/11).

Menkop berharap, hadirnya SPBU ini, koperasi nelayan dapat semakin berdaya, menjadi penggerak utama ekonomi maritim, serta mewujudkan pertumbuhan pesisir yang inklusif dan berkeadilan.

“Pembangunan SPBU Nelayan ini merupakan salah satu langkah nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi maritim berbasis koperasi,” kata Menkop.

Pembangunan SPBU ini menunjukkan bahwa koperasi nelayan bukan sekadar penerima manfaat, tetapi juga menjadi pengelola dan penggerak ekonomi di wilayah pesisir.

SPBU Nelayan tidak hanya menyediakan akses bahan bakar yang lebih mudah dan efisien bagi nelayan, tetapi juga menempatkan koperasi sebagai pelaku utama dalam rantai nilai ekonomi kelautan.

Turut menghadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra, dan jajaran engurus koperasi.

Tahun ini akan dibangun SPBU Nelayan di 65 titik Kampung Nelayan Merah Putih yang akan dikelola oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah pesisir Indonesia.

Saat ini, ada 416 SPBU Nelayan dibangun dan 61 unit diantaranya dimiliki koperasi. Hal ini menunjukkan bahwa koperasi telah menjadi aktor strategis dalam mendukung kemandirian energi bagi sektor perikanan rakyat.

“Model pengelolaan SPBU Nelayan berbasis koperasi terbukti mampu memberikan manfaat ekonomi langsung bagi anggota dan masyarakat sekitar,” ungkap Menkop.

Dalam kesempatan yang sama, Menkop juga meluncurkan Buku Pedoman (Manual Book) Kemitraan Usaha SPBU Nelayan untuk Koperasi Nelayan, sebagai panduan nasional bagi koperasi nelayan di seluruh Indonesia untuk mengembangkan kemitraan yang sehat, transparan, dan berkelanjutan bersama PT Pertamina Patra Niaga dan pemerintah daerah.

Direktur Utama PT Pertamina Patraniaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah, khususnya dalam penyediaan energi.

Oleh sebab itu, Pertamina berkewajiban untuk menjaga keberlanjutan dan keberlangsungan dari bisnis SPBU Nelayan tersebut.

“Program pendirian SPBU Nelayan juga bisa dikolaborasikan dengan keberadaan Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia,” kata Mars Ega.

Mars Ega mendorong kalangan koperasi untuk mendirikan SPBU Nelayan secara mandiri, bahkan tidak hanya menjual solar tapi juga pelumas Pertamina. Menurutnya kuota solar Pertamina itu sangat banyak, tapi kurang outlet terutama di desa-desa nelayan.

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Menperin
Ekonomi & Bisnis

Industrial Festival 2026 Menjadi Wadah Edukasi, Kolaborasi, dan Eksplorasi industri 

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perindustrian menyelenggarakan Industrial Festival 2026 sebagai wadah edukasi,...

Kemendag
Ekonomi & Bisnis

Pagu Anggaran Kemendag 2027 Mendapat Persetujuan Komisi VI DPR RI

JAKARTA, Bisnistoday - Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang menyetujui...

Program MBG
Ekonomi & Bisnis

Seminar Nasional ISEI Soroti Efektivitas MBG, Kopdes, Desentralisasi Fiskal dan Danantara

JAKARTA, Bisnistoday-  Strategi pembangunan ekonomi Indonesia kembali menjadi sorotan dalam Seminar Nasional...

GSI 2026
Ekonomi & Bisnis

GSI Indonesia Pertemukan Pelaku Industri Elektronik Lokal dan Internasional

JAKARTA, Bisnistoday - Global Sources Indonesia (GSI) 2026 dirancang sebagai wahana pertemuan...