JAKARTA, Bisnistoday – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri jabatan Gubernur Bank Indonesia, seperti yang disampaikan oleh Mensesneg, Prasetyo Hadi. Perry Warjiyo telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Bahwa per kemarin, secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden,” ungkap Mensesneg, Prasetyo Hadi, kepada media di Jakarta, Senin (27/7).
Sedangkan untuk selanjutnya, Deputi Gubernur BI, Destry Damayanti menjabat sebagai Pejabat Sementara, Gubernur BI.
“Untuk selanjutnya sesuai UU BI, jabatan gubernur BI akan secara otomatif dijaat oleh Deputi Gubernur Senior untuk selanjutnya akan menjalankan tugas sebagai gubernur BI sementara,” tambah Prasetyo Hadi.
Seperti diketahui, bahwa Perry Warjiyo merupakan salah satu ekonom dan banker sentral paling berpengaruh di Indonesia. Ia berkarir di Bank Indonesia sejak tahun 1984 silam dan dikenal sebagai arstitak berabgai kebijakan moneter modern, stabilitas sistem keuangan, serta penguatan koordinasi kebijakan ekonomi nasional.
Perry Warjiyo pada 24 Mei 2018 resmi dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia dan kemudian kembali dipercaya untuk memimpin Bank Indonesia selama periode kedua 2023-2028. Pria yang lahir di Sukoharjo, tahun 1959 ini, menyelesaikan pendidikan S 1 di Fakutas Ekonomi UGM, dan melanjutkan studi di Iowa State University, AS, untuk jenjang Master dan S3 bergelar Doktor of Philosophy (PhD)./
















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)
























