JAKARTA, Bisnistoday,- Industri musik tanah air kembali disuguhi gebrakan kreatif dari talenta muda berbakat, Allequa Perucha, yang siap meluncurkan karya terbarunya bertajuk Eternal Melody pada Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB mendatang. Penampilan penyanyi berusia 19 tahun ini menandai fase krusial dalam perjalanan karirnya karena ia tidak hanya tampil sebagai penampil, melainkan bertindak penuh sebagai pencipta utama yang mengendalikan warna musiknya sendiri.
Langkah berani Allequa dalam mengeksplorasi kemampuan musikalitasnya bermula dari momen tak terduga yang terjadi secara spontan dalam kesehariannya di rumah. Rasa penasaran dan keberanian untuk memproduksi karya secara mandiri akhirnya mendorong musisi muda ini untuk meminta restu dari sang ibunda agar ide kreatif tersebut dapat direalisasikan secara profesional ke tingkat yang lebih tinggi.
“Saya mengembangkan lebih jauh musiknya, saya benar-benar membuatnya sendiri. Awalnya dari sekadar gabut bikin lagu di kamar mandi doang, tetapi lama-lama suaranya kedengarannya bagus. Saya pikir kalau bisa menginspirasi banyak orang, kenapa tidak. Akhirnya aku izin ke mama membuat lagu ini,” kata Allegua kepada wartawan Di Kawasan Blok S, Jakarta Selatan, Rabu (4/8/2026).
Melalui peluncuran single terbarunya ini, Allequa berharap agar karya musisi muda Indonesia dapat semakin diapresiasi di panggung nasional sekaligus mampu memberikan inspirasi nyata bagi generasi sebayanya untuk tidak pernah ragu dalam berkarya serta mengekspresikan bakat seni mereka secara konsisten.
Sebelum sampai pada titik penciptaan karya terbarunya saat ini, perjalanan karier Allequa Perucha telah diwarnai oleh berbagai pencapaian penting yang menunjukkan kematangan karakternya dalam bermusik. Pada awal tahun 2025 lalu, ia berhasil mencuri perhatian publik melalui lagu bertajuk Life yang mengusung genre pop rock dengan pesan moral mendalam mengenai pentingnya kepercayaan diri serta keberanian melawan rasa insecurity di kalangan remaja.
Tidak berhenti pada proyek solo semata, Allequa juga memperluas jangkauan musikalitasnya dengan menjalin kerja sama strategis bersama produser Nutyas Surya Gemilang atau yang dikenal dengan nama NSG. Kolaborasi produktif ini melahirkan dua karya duet bertajuk Let You Go dan Karma di bawah naungan proyek For Lost Kids bersama rekan musisinya Keianka.
Pengalaman berkolaborasi dengan berbagai pihak tersebut memperkaya pemahaman Allequa mengenai dinamika industri musik modern serta memberikannya fondasi yang kokoh sebelum akhirnya memberanikan diri untuk menggarap lagu secara mandiri dari awal hingga akhir.
Rangkaian portofolio tersebut menjadi bukti nyata bahwa eksperimen musik yang dilakukannya saat ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari proses pembelajaran yang konsisten serta dedikasi tinggi terhadap genre pop rock yang telah menjadi identitas utamanya sejak awal muncul di belantika musik.
Proses pengerjaan Eternal Melody dikemas secara sangat matang melalui keterlibatan sejumlah nama besar di industri rekaman untuk menyempurnakan kualitas audio dari karya terbaru Allequa ini. Untuk sesi pengisian vokal, proses rekaman dilakukan secara intensif di Studio Backbeat Jakarta dengan bimbingan langsung dari vocal director ternama IrvNat guna menjaga karakter suaranya tetap prima.
Sementara itu, sentuhan aransemen musik dan seluruh pengerjaan programming diserahkan kepada Andreas Arianto yang digarap secara khusus di Studio Antida yang berlokasi di Bali. Kerja sama lintas daerah ini berhasil menciptakan komposisi pop rock yang kaya akan lapisan instrumen namun tetap memiliki ruang dinamika yang sangat energik.
“Lagu ini juga terinpirasi band Muse. Bayangkan saja, mereka cuma bertiga, tetapi musiknya itu full. Aku ingin seperti itu juga, makanya muncul lagu ini,” ujarnya.
Inspirasi kuat dari grup musik kelas dunia tersebut berhasil diterjemahkan ke dalam struktur lagu yang padat dan berisi narasi emosional mengenai makna cinta, rasa kagum, serta perjuangan mempertahankan hubungan emosional baik dengan pasangan, sahabat, maupun anggota keluarga dekat.
Pengalaman menggarap lagu ciptaannya sendiri memberikan perspektif baru bagi Allequa dalam memahami kerumitan sekaligus keindahan dari setiap tahapan produksi sebuah karya musik modern. Mulai dari pencarian melodi dasar, penyusunan lirik, hingga penyesuaian detail aransemen, seluruh proses tersebut dilewatinya dengan rasa penuh antusiasme.
“Eternal Melody ini membuat aku semakin paham membuat lagu. Belajar membuat lagu, memproduksi lagu dan ini membuat aku happy,” tutur dia.
Keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian produksi ini menjadi tonggak sejarah pribadi yang meningkatkan rasa percaya diri Allequa sebagai musisi muda yang mampu berdiri di atas kaki sendiri. Keterlibatan langsung dalam setiap proses teknis menjadikan lagu ini terasa sangat personal dan merepresentasikan kedewasaan berpikirnya dalam menyikapi setiap dinamika kehidupan.
Rasa bahagia yang dirasakan selama proses produksi tersebut menjadi energi positif yang ia harapkan dapat tersampaikan secara utuh kepada para pendengar saat lagu ini resmi dirilis di berbagai platform digital kelak.
Dukungan Keluarga
Keberhasilan Allequa Perucha dalam menembus batas kemampuan dirinya tentu tidak lepas dari ekosistem pendukung yang senantiasa memberikan dorongan moral maupun profesional dalam setiap langkah karirnya. Lingkungan keluarga yang penuh perhatian menjadi fondasi paling utama yang memberikan ruang aman baginya untuk terus mengeksplorasi bakat seni sejak usia dini.
Di samping dorongan keluarga, arahan serta panduan dari sejumlah figur ternama di bidang psikologi maupun seni musik turut membentuk ketahanan mental dan kreativitas Allequa dalam menghadapi tantangan di dunia hiburan yang sangat kompetitif.
Aku berterima kasih atas dukungan orang tuaku, A. Kasandra Putranto psikolog klinis forensik Indonesia, ayah A. Putranto, dan kakak-kakakku, Anandra dan Anjasmara, serta maestro musik Indonesia, Tamam Hoesein, juga Nina Tamam yang telah memberi warna terhadap perjalanan karier musik aku,” ucapnya.
Apresiasi mendalam yang ditujukannya kepada para mentor tersebut mencerminkan sikap kerendahan hati seorang musisi muda yang selalu menghargai kontribusi orang-orang terdekat di balik layar pencapaian suksesnya hingga saat ini.(adit)










































