www.bisnistoday.co.id
Rabu , 5 Agustus 2026
Home GLOBAL AS Mengklaim Perundingan Selat Hormuz Mengalami Kemajuan
GLOBAL

AS Mengklaim Perundingan Selat Hormuz Mengalami Kemajuan

Jika negosiasi saat ini menghasilkan kesepakatan yang memungkinkan lebih banyak kapal untuk transit dengan aman melalui Selat Hormuz.

Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Luar Negeri Amerika Marco Rubio mengatakan pihaknya secara aktif terlibat dalam perundingan dengan Iran yang bertujuan untuk meningkatkan jalur yang aman bagi kapal yang melalui Selat Hormuz.

Berbicara kepada wartawan di Washington, Selasa (4/8/2026) Rubio mengatakan para perunding dari Iran dan Oman sedang berupaya untuk menambah jumlah kapal yang dapat transit dengan aman di jalur tersebut

“Ada kemajuan dalam perundingan tersebut, namun belum ada penyelesaian akhir,” kata Rubio. “Kami berharap hal itu akan terjadi dalam waktu dekat.”

Menteri Keuangan AS Scott Bessent juga menyatakan optimisme bahwa terobosan akan segera terjadi. Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, Bessent mengatakan Washington dan Teheran dapat mencapai kesepakatan untuk membuka kembali koridor pelayaran terpenting di dunia tersebut, pada hari Selasa atau Rabu.

Terlepas dari komentar para pejabat AS, pihak berwenang Iran terus menyangkal terlibat dalam negosiasi langsung dengan Washington. Mereka malah menyatakan bahwa perundingan ini dimediasi Oman, yang sering bertindak sebagai mediator antara kedua negara selama periode ketegangan meningkat.

Iran juga telah menginstruksikan kapal-kapal komersial untuk hanya menggunakan rute pelayaran yang disetujui oleh Teheran saat transit di Selat Hormuz. Ini menunjukkan kendali Iran atas navigasi di wilayah tersebut.

Menurut televisi pemerintah Iran, juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei mengatakan negosiasi yang melibatkan Oman mengalami kemajuan, baik pada tingkat teknis maupun politik.

Harga Energi

Selat Hormuz menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab, yang berfungsi sebagai salah satu rute transit energi paling penting di dunia. Sebagian besar ekspor minyak mentah dan gas alam cair global melewati jalur perairan sempit ini setiap hari, sehingga gangguan apa pun menjadi kekhawatiran utama bagi pasar energi internasional dan perdagangan global.

Ketegangan di kawasan ini telah berulang kali mengancam kebebasan navigasi, dan perusahaan pelayaran menghadapi risiko keamanan yang semakin tinggi selama periode konflik antara Iran dan Amerika Serikat dan sekutu regionalnya. Oman telah lama memainkan peran diplomatik yang netral, memfasilitasi komunikasi tidak langsung antara Washington dan Teheran mengenai berbagai masalah keamanan dan politik.

Jika negosiasi saat ini menghasilkan kesepakatan yang memungkinkan lebih banyak kapal untuk transit dengan aman melalui Selat Hormuz, hal ini dapat membantu mengurangi ketegangan regional, meningkatkan keamanan maritim, menstabilkan pengiriman energi, dan memberikan jaminan kepada pasar global.

Namun, karena belum tercapainya kesepakatan akhir dan Iran terus menolak pembicaraan langsung dengan Amerika Serikat, ketidakpastian mengenai hasil perundingan masih tetap ada.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Demo Antiperang (dok:Unsplash.comev-Mz6vYiI8CSA)
GLOBAL

Babak Baru Perundingan AS-Iran Dimulai Hari Ini

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negosiasi dengan Iran...

Para pendukung gerakan Democratic Socialists of America. (Dok:DSA)
GLOBAL

Jalan Berliku Perjuangan Kaum Sosialis di Amerika

JAKARTA, Bisnistoday - Para kandidat berhaluan kiri di Amerika Serikat yang berafiliasi...

Mal di Kota Kashima yang rusak parah akibat gempa. (Dok: NHK)
GLOBAL

Sebuah Pusat Perbelanjaan di Jepang Rusak Parah akibat Gempa

JAKARTA, Bisnistoday – Gempa berkekuatan 7 SR yang terjadi di selatan Jepang,...

Gempa 7,1 SR di Jepang selatan, Selasa (28/7/2026) (dok: NHK)
GLOBAL

Gempa Kuat 7,1 SR Guncang Jepang Selatan

JAKARTA, Bisnistoday - Gempa bumi yang sangat kuat mengguncang wilayah Kyushu, Jepang,...