www.bisnistoday.co.id
Selasa , 28 Juli 2026
Home LIFESTYLE Trends & Mode Kolaborasi Langka Setelah Empat Dekade Antara Karimata dan Krakatau di Edisi Kedua JGTC The City Series Siap Guncang TIM Jakarta
Trends & Mode

Kolaborasi Langka Setelah Empat Dekade Antara Karimata dan Krakatau di Edisi Kedua JGTC The City Series Siap Guncang TIM Jakarta

Presconfrence Edisi kedua JGTC - The City Series hadirkan kolaborasi langka Karimata & Krakatau di TIM Jakarta.​
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday,- ​Dunia musik jazz Tanah Air kembali menyambut gelombang antusiasme baru seiring dengan berlanjutnya gelaran Jazz Goes To Campus – The City Series. Setelah sukses besar meluncurkan edisi pertamanya pada bulan April lalu, jajaran penyelenggara memutuskan untuk menghadirkan kembali konsep yang jauh lebih eksploratif dan segar bagi para pencinta genre ini di seluruh Indonesia.

Kepastian penyelenggaraan acara ini menjadi angin segar bagi masyarakat urban yang mendambakan pertunjukan berkualitas tinggi di tengah hiruk-pikuk ibu kota. “Kali ini, JGTC ingin menampilkan jenis spesies yang lain, yaitu jazz yang lebih fusion, jazz-rock,” kata Candra Darusman, kibordis Karimata sekaligus penggagas JGTC, saat konferensi pers di Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 27 Juli.

Ajang spektakuler edisi kedua dari JGTC – The City Series ini dijadwalkan bakal bertempat di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Jumat, 31 Juli. Pemilihan tempat yang legendaris ini dinilai sangat selaras dengan semangat kebudayaan yang ingin diusung sepanjang malam pertunjukan.

​Perbedaan mendasar antara gelaran perdananya dengan edisi kali ini terletak pada pemilihan eksplorasi subgenre yang dibawakan. Jika pada edisi pertama pihak penyelenggara lebih menitikberatkan pada kemegahan konsep big band, maka edisi kedua ini secara khusus beralih mengeksplorasi ranah jazz rock atau fusion, sebuah subgenre yang mulai dikembangkan sejak akhir tahun 1960-an di Amerika Serikat dan meraih puncak popularitasnya di Indonesia sejak pertengahan 1980-an.

​Dua ikon besar pemrakarsa aliran jazz fusion di Indonesia, yaitu Karimata dan Krakatau, secara resmi didapuk menjadi penampil utama yang siap memukau penonton. Momen ini menjadi catatan sejarah yang amat penting karena untuk pertama kalinya setelah hampir empat dekade berkarir di industri musik, kedua grup raksasa tersebut akan berkolaborasi secara langsung di atas satu panggung yang sama.

Pertemuan dua nama besar ini diakui oleh para personilnya sebagai momentum kebersamaan yang telah dinantikan sejak lama oleh para penggemar. “Krakatau dengan Karimata itu kayak saudara. Dua band ini muncul pada periode yang sama, dan asyik banget pada saat itu. Saat-saat yang mengasyikkan itu mari kita ulangi di sini, di JGTC – The City Series,” ujar Dwiki Dharmawan, kibordis Krakatau.

​Panggung Nostalgia

​Kemeriahan panggung kolaborasi antara Karimata dan Krakatau dipastikan akan semakin sempurna dengan hadirnya sejumlah penyanyi besar yang melejit pada era kemegahan jazz tersebut. Musisi papan atas seperti Harvey Malaiholo, Ricky Basuki, hingga Lydia Nursaid dipastikan ikut ambil bagian untuk menyempurnakan harmoni nada yang dibawakan.

Kehadiran para musisi lintas generasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman musikal menyeluruh yang merangkum deretan perjalanan panjang sejarah jazz di tanah air. Tidak hanya sekadar sajian musik modern, pertunjukan ini juga dipadukan secara harmonis dengan nuansa khas Betawi sebagai bentuk penghormatan mendalam terhadap kekayaan budaya lokal.

Sinergi antara nostalgia dan eksperimen musik ini digadang-gadang bakal menjadikan konser tersebut sebagai salah satu perayaan seni paling berkesan sepanjang tahun ini. Para penonton tidak hanya diajak bernostalgia, melainkan juga menyaksikan bukti nyata bahwa musik jazz Indonesia terus berkembang, mampu berdialog dengan budaya setempat, serta tetap relevan dinikmati oleh generasi baru.

Penyelenggaraan JGTC – The City Series pada dasarnya bukan sekadar gelaran konser musik biasa, melainkan rangkaian acara dalam rangka menyambut dua tonggak sejarah penting yang akan jatuh pada tahun depan. Dua momen bersejarah tersebut adalah perayaan 50 tahun perjalanan Jazz Goes To Campus serta peringatan 500 tahun usia Kota Jakarta.

​Melalui kehadiran Jazz Goes To Campus – The City Series Vol. 2, festival ini kembali menegaskan komitmen jangka panjangnya sebagai salah satu penggerak utama dalam ekosistem musik jazz di Indonesia. Kehadirannya konsisten menjadi ruang inkubasi dan wadah apresiasi bagi karya-karya terbaik anak bangsa dari masa ke masa.

Sejalan dengan tema besar yang diusung pada tahun ini, JGTC secara terbuka mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk merayakan perjalanan panjang sebuah kota dan festival yang telah tumbuh berdampingan selama puluhan tahun. Hal ini membuktikan sebuah filosofi bahwa musik jazz di tanah air tidak hanya sebatas meluas, tetapi juga senantiasa bergerak dinamis searah dengan perkembangan kotanya.(Adit)

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Trends & Mode

DeRUCCI Hadirkan Kasur AI Pertama di Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday – DeRUCCI mengumumkan kehadirannya di Indonesia dengan memperkenalkan kasur berbasis...

Trends & Mode

Pahami Melasma dan Cara Tepat Penanganannya

JAKARTA, Bisnistoday – Bagi banyak orang, terutama perempuan, melasma dapat memengaruhi rasa...

Trends & Mode

Puspa Nuswantara 2026 : Batik Tak Sekedar Dinilai Pakaian Tapi Memiliki Makna Seni Budaya Melekat

JAKARTA, Bisnistoday - Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI) serta Yayasan...

Trends & Mode

Bodypack Luncurkan Seed Series, Koleksi Apparel Berbahan Serat Tanaman untuk Gaya Hidup Urban

BANDUNG, Bisnistoday - Bodypack resmi meluncurkan Seed Series, koleksi apparel terbaru yang...