www.bisnistoday.co.id
Rabu , 23 September 2026
Home LIFESTYLE Rona & Film “Cahaya Hati” Tampil Perdana, Warnai Hikayat Srikandi Nusantara di Pagelaran Sabang Merauke 2026
Rona & Film

“Cahaya Hati” Tampil Perdana, Warnai Hikayat Srikandi Nusantara di Pagelaran Sabang Merauke 2026

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Untuk pertama kalinya, publik menyaksikan penampilan langsung “Cahaya Hati”, lagu terbaru persembahan iForte dan Protelindo Group yang akan menjadi bagian dari Hikayat Srikandi Nusantara, tema Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia yang Punya tahun ini.

Lagu tersebut dibawakan oleh Raisa dalam sesi latihan musik terbuka hari ini di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, yang menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju pertunjukan pada 21–23 Agustus 2026 di Indonesia Arena, Jakarta.

Namun, sesi latihan musik tersebut tidak hanya menghadirkan “Cahaya Hati”, gambaran menyeluruh mengenai arah musikal Hikayat Srikandi Nusantara, mulai dari aransemen orkestra, paduan suara, hingga kolaborasi dengan 50 alat musik tradisional yang akan mengiringi perjalanan cerita sepanjang pertunjukan juga turut ditampilkan.

Selain Raisa, latihan musik turut melibatkan Yura Yunita, Band PADI Reborn, Eross Candra, Joey Penny, Yuyun Arfah, Mirabeth Sonia, Christine Tambunan, Alicia Hartono, Galabby dan para penyanyi lainnya serta ratusan musisi dan paduan suara yang akan tampil dalam berbagai repertoar sepanjang pertunjukan.

Di bawah arahan Komposer dan Pengarah Musik Elwin Hendrijanto serta Konduktor Avip Priatna, publik dan media juga diperlihatkan bagaimana musik pop, orkestra, paduan suara, dan instrumen tradisional Indonesia dipadukan menjadi satu kesatuan musikal yang menghidupkan cerita Hikayat Srikandi Nusantara.

Menurut F. Aming Santoso, Presiden Direktur dan CEO iForte & Protelindo Group, musik selalu menjadi salah satu elemen penting dalam membangun pengalaman yang ingin dihadirkan melalui Pagelaran Sabang Merauke.

“Musik memiliki kemampuan menyampaikan emosi bahkan sebelum sebuah dialog dimulai. Karena itu, setiap tahun, kualitas musikal Pagelaran Sabang Merauke semakin kreatif, kaya dan menjadi ajang kolaborasi untuk para seniman dan pelaku industri kreatif. Tahun ini, iForte dan Protelindo Group mempersembahkan lagu baru “Cahaya Hati” yang akan memperkuat cerita dalam pertunjukan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (4/8)

Produksi Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia Yang Punya tahun ini melibatkan sekitar 1.700 orang, termasuk di dalamnya 387 penari dari Sabang sampai Merauke yang akan menarikan 104 koreografi karya kreasi dari 11 tim koreografer. Selain itu, terdapat 15 penyanyi nasional beserta 1 grup band, paramusisi tradisional yang memainkan 50 alat musik tradisional, 119 anggota paduan suara kelas dunia, serta 60 musisi orkestra yang akan memainkan 28 lagu-lagu daerah dan nasional.

Pagelaran ini juga melibatkan sanggar-sanggar busana dari seluruh Indonesia dan 16 desainer ternama Indonesia yang membuat lebih dari 1.500 kostum tradisional dan kontemporer, juga etnik nusantara. Semua ini menjadikan Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia Yang Punya salah satu produksi seni pertunjukan terbesar di Indonesia tahun ini.

Bagi Silvi Liswanda, Vice President Director & Deputy CEO iForte sekaligus penulis lirik “Cahaya Hati”, proses kreatif lagu ini dimulai dari upaya menerjemahkan nilai-nilai yang diangkat dalam Hikayat Srikandi Nusantara ke dalam karya yang dapat dinikmati masyarakat luas, tanpa kehilangan makna yang ingin disampaikan melalui pertunjukan.

“Lagu ini lahir dari semangat keberanian, keteguhan hati, cinta dan pengorbanan, harapan, serta sinergi yang mana pada Pagelaran ini ada di sosok Srikandi-Srikandi Nusantara, di mana nilai-nilai tersebut masih relevan di kehidupan sekarang. Harapannya, siapa pun dapat menikmati lagu ini sebagai sebuah karya yang menyemangati dan menginspirasi, dan ketika menyaksikan pertunjukannya nanti, penonton dapat merasakan makna yang lebih utuh,” tuturnya.

Komposisi musik “Cahaya Hati” digarap oleh Eross Candra dengan pendekatan yang memadukan karakter musik populer dan nuansa musikal Nusantara. Proses tersebut dilakukan secara kolaboratif bersama tim kreatif sejak tahap awal sehingga perkembangan musik berjalan seiring dengan perkembangan cerita./E2

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rona & Film

Film Semua Akan Baik-Baik Saja Masuk 8 Nominasi IFFA Awards 2026 di Australia

JAKARTA, Bisnistoday,- Kabar membanggakan datang dari industri perfilman Indonesia. Film garapan Baim...

Film The Odyssey karyaChristopher Nolan. (dok: IMDb)
Rona & Film

The Odyssey dan Spider-Man Pecahkan Rekor Box Office

JAKARTA, Bisnistoday: The Odyssey dan Spider-Man: Brand New Day mencetak sejarah sebagai...

CapCut AI Contest 2026 (dok:Ist)
Rona & Film

CapCut Gelar AI Content Fest 2026, Bawa Talenta Kreatif Naik ke Layar Lebar

JAKARTA, Bisnistoday - CapCut solusi penyuntingan video terpadu, hari ini (Jumat, 11...

Rona & Film

“Rao Rao Nagari Batuah, Rindu di Ujung Cakrawala

JAKARTA,Bisnistoday- Buku "Rao Rao Nagari Batuah, Rindu di Ujung Cakrawala", adalah sebuah...